
Natuna — Sebuah karya kreatif mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Natuna berhasil mendapat apresiasi hingga dibawa dalam kegiatan kunjungan akademik internasional.
Sebanyak 50 gantungan kunci karya Lidiyakeychain diserahkan kepada Rektor IAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., sebagai buah tangan untuk kegiatan lawatan akademik ke Malaysia, Jum’at (18/09/26).
Penyerahan tersebut berlangsung di ruang Rektor IAI Natuna. Gantungan kunci tersebut nantinya menjadi cenderamata dalam rangka kunjungan dan penguatan kemitraan internasional antara IAI Natuna dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia, di antaranya Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim, Kolej Antarabangsa Dunia Melayu Dunia Islam, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka, serta Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Terengganu.
Rektor IAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa cenderamata tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap karya kreatif mahasiswa sekaligus simbol hubungan baik dalam kerja sama antarbangsa.
“Ini merupakan sebagian buah tangan atau cenderamata untuk lawatan akademik dan penguatan kemitraan antarbangsa IAI Natuna dengan berbagai perguruan tinggi di Malaysia. Dalam kegiatan tersebut akan dilakukan berbagai kerja sama, seperti penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, penandatanganan MoU, serta pertukaran pensyarah,” ujar Umar.
Menurutnya, perkembangan usaha mahasiswa perlu terus didukung agar dapat berkembang dari skala kecil menjadi usaha yang lebih besar.
“Harapannya usaha seperti ini terus meningkat. Sebuah usaha dimulai dari individu, kemudian berkembang menjadi sebuah perusahaan. Dari yang awalnya belum memiliki tempat, nantinya bisa memiliki galeri sendiri. Itulah harapan ke depannya,” tutup Umar.
Sementara itu, Lidya, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Natuna sekaligus pemilik usaha Lidiyakeychain, mengungkapkan rasa bangganya karena hasil karyanya mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari kegiatan internasional kampus.
“Saya sangat bangga dan bersyukur karena usaha kecil yang saya bangun mendapat apresiasi dari Bapak Rektor IAI Natuna. Gantungan kunci yang saya buat bisa dibawa hingga ke Malaysia sebagai buah tangan dalam kegiatan kunjungan akademik,” ungkap Lidya.
Ia berharap ke depan dapat menjalin kerja sama dengan berbagai instansi maupun lembaga lainnya agar usaha Lidiyakeychain dapat berkembang lebih luas, baik dari sisi pemasaran maupun jaringan kerja sama.
“Semoga ke depannya saya bisa terus mengembangkan usaha ini dan menjalin kolaborasi dengan lebih banyak pihak agar Lidiyakeychain dapat dikenal lebih luas,” tambahnya.
Apresiasi terhadap karya mahasiswa ini menjadi bukti bahwa kreativitas lokal memiliki peluang untuk berkembang dan membawa nama daerah hingga ke tingkat internasional.
Editor : Papi












