8 Ketua TP-PKK Kecamatan di Natuna Dilantik, Diminta Sesuaikan Program dengan Potensi Daerah

0
14
FOTO : Ketua TP-PKK Kabupaten Natuna, Ny. Syafartidah Jarmin saat melantik Ketua TP PKK Kecamatan Serasan, Suak Midai, Bunguran Utara, Bunguran Selatan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Bunguran Barat, dan Bunguran Batubi.

Natuna, Bursakota.co.id — Sebanyak delapan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan di Kabupaten Natuna resmi dilantik. Para ketua yang baru dilantik diminta segera menggerakkan roda organisasi sekaligus menyesuaikan program kerja dengan kondisi sosial dan potensi masing-masing wilayah.

Delapan kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Serasan, Suak Midai, Bunguran Utara, Bunguran Selatan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Bunguran Barat, dan Bunguran Batubi.

Ketua TP-PKK Kabupaten Natuna, Ny. Syafartidah Jarmin, menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua TP-PKK Kecamatan yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik serta mampu mendukung pelaksanaan pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, berdasarkan regulasi yang berlaku, jabatan Ketua TP-PKK Kecamatan melekat pada jabatan suami yang menjabat sebagai camat. Karena itu, para Ketua TP-PKK dituntut mampu mengimbangi, mengemban, sekaligus mendukung program pembangunan di wilayah tempat suaminya bertugas.

“Saudari sekalian harus dapat mengimbangi, mengemban, serta dituntut mendukung pelaksanaan program kerja pembangunan di wilayah kerja di mana saudari bertugas,” ujarnya.

Syafartidah mengatakan, pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan idealnya dapat segera dilakukan setelah pelantikan para camat baru. Hal tersebut penting agar estafet kepemimpinan organisasi berjalan cepat dan masa transisi dapat segera berubah menjadi masa produktif.

Ia menekankan bahwa setiap kecamatan memiliki karakteristik sosial, potensi daerah dan kebutuhan masyarakat yang berbeda. Karena itu, program TP-PKK harus disesuaikan dengan kondisi serta potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

“Berbagai langkah penyesuaian, upaya pendekatan dalam memaksimalkan potensi yang ada harus terus dilakukan, tentunya sesuai dengan penerapan 10 Program Kerja PKK yang menjadi sandaran utama dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di tingkat kecamatan,” katanya.

Syafartidah juga menegaskan, TP-PKK Kecamatan merupakan salah satu lini penting dalam menggerakkan program PKK. Organisasi tersebut memiliki peran sebagai koordinator penggerakan PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.

Pembangunan Tak Hanya Soal Infrastruktur

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Natuna yang disampaikan Asisten I Pemerintah Kabupaten Natuna, Saidir, pemerintah daerah menekankan bahwa pembangunan tidak semata-mata bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, pembangunan juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan keluarga, kesehatan masyarakat, pendidikan anak, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta kemampuan masyarakat untuk hidup aman, dinamis dan sejahtera.

Saidir berharap kepengurusan TP-PKK yang baru dapat menjalankan amanah dengan komitmen, ketulusan, kreativitas, inovasi dan semangat kebersamaan.

“Jadikan PKK sebagai organisasi yang benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Ia mengingatkan agar 10 Program Pokok PKK tidak berhenti pada kegiatan administratif semata, tetapi diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak nyata bagi keluarga.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga, pencegahan stunting, pendidikan dan pelatihan, pengembangan ekonomi keluarga, pemanfaatan sumber daya pangan lokal, kebersihan lingkungan, hingga perlindungan perempuan dan anak.

Sebagai daerah kepulauan dan perbatasan, Saidir juga mendorong TP-PKK Kecamatan melahirkan inovasi berdasarkan potensi masyarakat di masing-masing wilayah, termasuk di sektor pertanian, perikanan, kerajinan dan ekonomi kreatif.

Ia turut menekankan pentingnya membangun sinergi antara TP-PKK Kecamatan dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa atau kelurahan, kader Posyandu, kader kesehatan, organisasi perempuan, dunia usaha serta seluruh elemen masyarakat.

“Peran PKK sesungguhnya terletak pada kader yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Dengan sinergi tersebut, keberadaan TP-PKK diharapkan tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi, tetapi mampu menjadi bagian dari penggerak pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga di setiap wilayah kecamatan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini