Bupati Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu, Bakal Diusulkan Jadi Varietas Asal Asahan

0
12
FOTO : Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, melakukan panen perdana Pisang Kepok Abu yang dikembangkan PT Hijau Surya di Kabupaten Asahan, Minggu (4/10/2026).

Asahan, Bursakota.co.id — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, melakukan panen perdana Pisang Kepok Abu yang dikembangkan PT Hijau Surya di Kabupaten Asahan, Minggu (4/10/2026).

Pisang Kepok Abu tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan PT Hijau Surya dan direncanakan untuk didaftarkan serta diusulkan pelepasannya bersama Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Kementerian Pertanian melalui bidang Perlindungan Varietas Tanaman.

Jika proses tersebut berjalan sesuai rencana, varietas tersebut akan diusulkan dengan nama Pisang Kepok Abu Asahan Hijau Surya.

Direktur PT Hijau Surya Biotechindo Kabupaten Asahan, Budi Chandra, menjelaskan bahwa Pisang Kepok Abu memiliki karakteristik yang cukup unik dibandingkan pisang kepok pada umumnya.

Salah satu ciri khasnya terlihat dari warna kulit buah yang cenderung abu-abu, sementara bagian dalam buah berwarna kuning.

“Pisang ini Kepok Abu, warna luarnya abu-abu, sedangkan warna daging buahnya kuning. Teksturnya kenyal dan cocok untuk dibuat kukus, goreng maupun keripik,” ungkap Budi.

Menurutnya, tanaman tersebut telah melalui proses seleksi dan diharapkan dapat dikembangkan lebih luas. Pihaknya juga berharap proses pendaftaran dan pelepasan varietas dapat dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Asahan sehingga nantinya Pisang Kepok Abu dapat tercatat sebagai salah satu varietas yang berasal dari Asahan.

Bupati Nilai Kualitas Buah Baik

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menilai hasil panen perdana menunjukkan kualitas Pisang Kepok Abu cukup baik.

Selain memiliki keunikan pada warna kulit, bagian dalam buah juga memiliki warna kuning yang menjadi salah satu karakteristik tanaman tersebut.

“Kita lihat secara utuh kualitasnya baik. Dari luar terlihat abu-abu dan dalamnya berwarna kuning sehingga pada saat dimasak, dikukus dan digoreng kandungannya lebih baik,” ujar Taufik.

Ia berharap Pisang Kepok Abu tersebut dapat terus dikembangkan dan dibudidayakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan varietas pertanian lokal tidak hanya penting dari sisi budidaya, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat apabila dikembangkan secara optimal.

“Harapannya Pisang Kepok Abu ini terus dikembangkan dan dibudidayakan, sehingga menjadi salah satu potensi pertanian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

Pengembangan Pisang Kepok Abu diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat potensi pertanian Kabupaten Asahan sekaligus mendorong lahirnya komoditas unggulan daerah yang memiliki karakteristik dan nilai ekonomi tersendiri.(Rik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini