NATUNA – Mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor di wilayah kepulauan menjadi salah satu fokus Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Natuna. Melalui inovasi PeSONa dan SAMPAN, pelayanan Samsat dikembangkan agar semakin mudah dijangkau, baik melalui akses digital maupun layanan langsung ke masyarakat.
PeSONa atau Pelayanan SAMSAT Online 24 Jam Natuna memberikan kemudahan akses layanan secara daring, sedangkan SAMPAN atau SAMSAT Melayani Antar Pulau dan Pedesaan menghadirkan pelayanan Samsat langsung ke wilayah kepulauan dan pedesaan.
Kedua inovasi tersebut diperkenalkan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) UPTD PPD Natuna bertema “Taat Pajak, Wujudkan Natuna Maju”, yang dirangkaikan dengan sosialisasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Gebyar Pajak 2026, serta inovasi pelayanan Samsat Natuna.
Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Bunguran Timur, Ranai, Rabu (7/10/2026), dan dihadiri Camat Bunguran Timur, Satlantas Polres Natuna, Jasa Raharja, para camat, kepala desa, serta pihak terkait lainnya.
Kepala UPTD PPD Natuna, Alpiuzzamari, mengatakan setiap UPTD di daerah didorong untuk menghadirkan terobosan dan inovasi guna mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.
“Hari ini kita melaksanakan FKP dalam upaya menyampaikan informasi secara menyeluruh kepada para peserta tentang tugas, wewenang, dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemungutan pajak kendaraan di Natuna,” ujarnya.
Sebagai wilayah perbatasan dan kepulauan terluar di Provinsi Kepulauan Riau, Natuna memiliki tantangan geografis dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Jarak antarpulau dan kebutuhan transportasi laut membuat sebagian masyarakat harus mengeluarkan waktu serta biaya tambahan untuk menjangkau kantor Samsat di Ranai.
Melalui PeSONa, UPTD PPD Natuna berupaya mengurangi hambatan tersebut dengan menghadirkan pelayanan berbasis digital. Inovasi ini memungkinkan wajib pajak mengakses layanan pengesahan STNK tahunan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara daring sesuai mekanisme yang berlaku.
Layanan tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau tinggal jauh dari pusat pelayanan. Selain meningkatkan efisiensi administrasi, pelayanan digital juga ditujukan untuk mengurangi kebutuhan masyarakat datang langsung ke kantor Samsat.
Sementara itu, SAMPAN mengusung pendekatan jemput bola dengan membawa pelayanan Samsat langsung ke tengah masyarakat. Program ini dirancang untuk menjangkau warga di pulau-pulau dan desa-desa terpencil yang menghadapi kendala akses menuju pusat pelayanan.
Berdasarkan materi inovasi UPTD PPD Natuna, kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 141.901,20 kilometer persegi, dengan sekitar 99 persen berupa lautan dan terdiri atas 154 pulau. Kondisi tersebut menjadikan jarak perjalanan, biaya transportasi laut, dan waktu tempuh sebagai tantangan bagi sebagian wajib pajak.
Melalui SAMPAN, tim pelayanan mendatangi masyarakat menggunakan transportasi laut, termasuk kapal dan feri. Pelaksanaannya didukung peralatan portabel berupa laptop, modem Wi-Fi, printer, serta aplikasi SIPAMOR.
Inovasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan, meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB, serta menjangkau potensi pajak yang belum tergarap akibat kendala geografis. SAMPAN juga mengedepankan pemerataan akses agar masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal memperoleh pelayanan yang lebih mudah dijangkau.
Selain memperkenalkan PeSONa dan SAMPAN, FKP tersebut menjadi sarana penyampaian informasi mengenai program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan Gebyar Pajak 2026. Pelibatan camat dan kepala desa diharapkan membantu memperluas penyebaran informasi hingga ke tingkat desa.
Kemudahan akses pelayanan diharapkan dapat mengurangi kendala yang dihadapi wajib pajak, sehingga kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat terus didorong. Pada saat yang sama, peningkatan kepatuhan tersebut diharapkan mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui PeSONa dan SAMPAN, UPTD PPD Natuna berupaya menyesuaikan pelayanan dengan karakteristik wilayah kepulauan. PeSONa memberikan kemudahan melalui layanan digital, sedangkan SAMPAN membawa pelayanan langsung kepada masyarakat.
Keduanya menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan Samsat yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Natuna. (Bk/Dika)













