Buton Tengah – Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, direncanakan menjadi lokasi peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara pada pertengahan November mendatang.
Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah bersama Sentra Meohai Kementerian Sosial (Kemensos) Kendari yang dipimpin Kepala Tata Usaha (KTU) Sentra Meohai Kendari, Sri Indrawati.
Bupati Buton Tengah Dr. Azhari menyampaikan, kegiatan tersebut nantinya akan dipusatkan di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Buton Tengah.
Sejumlah kegiatan sosial direncanakan mewarnai peringatan HDI 2026. Di antaranya pemberian atensi atau bantuan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia), pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, hingga pameran produk karya penyandang disabilitas dan lansia.
Selain kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan, peringatan tersebut juga akan diramaikan dengan pertunjukan kesenian.
“Direncanakan pertengahan November akan diadakan peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2026 tingkat Sulawesi Tenggara di Buteng,” kata Azhari.
Menurut Azhari, rencana pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dengan Kementerian Sosial, khususnya melalui Sentra Meohai Kendari.
Ia menyebut keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Buton Tengah turut membuka ruang kolaborasi yang semakin intens antara pemerintah daerah dan Kemensos dalam memberikan pelayanan serta perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita bersyukur bahwa dengan adanya SR di Buteng, semakin intens hubungan antara Pemda Buteng dan Kemensos melalui Sentra Meohai Kendari,” ujarnya.
Azhari berharap peringatan HDI tingkat Sultra tersebut dapat dihadiri Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono. Kehadiran jajaran Kementerian Sosial di Buton Tengah dinilai akan semakin memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak dan meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas serta kelompok rentan.
Dalam kesempatan itu, Azhari juga menyampaikan apresiasi kepada Sentra Meohai Kendari atas dukungan dan kerja sama yang selama ini diberikan kepada masyarakat Buton Tengah.
Menurutnya, Sentra Meohai tidak hanya hadir dalam program bantuan sosial, tetapi juga sigap memberikan bantuan awal ketika masyarakat mengalami musibah, seperti kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
“Terimakasih kepada Sentra Meohai atas bantuan dan kerja samanya selama ini, untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, termasuk selalu sigap dalam memberikan bantuan awal bila ada kemalangan seperti kebakaran dan lainnya,” tutur Azhari dalam unggahannya.
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap rencana pelaksanaan HDI 2026 tingkat Sultra tersebut dapat berjalan lancar sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas dan lansia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan, perhatian, serta ruang untuk berkarya di tengah masyarakat.
Laporan : Haris













