
Lingga, Bursakota.co.id — Gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Kecamatan Lingga dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pemerintah setempat.
Pemerintah Kecamatan Lingga meminta PLN meningkatkan kualitas pelayanan, terbuka dalam menyampaikan informasi pemadaman, serta memprioritaskan fasilitas kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Camat Lingga, Shefi Hari Nugraha, saat menerima silaturahmi dan audiensi Manager PLN ULP Dabo Singkep, Zul Ilmi, beserta jajaran di Kantor Kecamatan Lingga, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Lurah Daik, Lurah Daik Sepincan, perwakilan kepala desa, serta tokoh masyarakat. Audiensi digelar untuk membahas kondisi kelistrikan dan gangguan layanan yang dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam pertemuan itu, pihak PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat atas gangguan pasokan listrik yang terjadi.
PLN menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi defisit daya serta gangguan pada mesin pembangkit yang berdampak terhadap pasokan listrik kepada pelanggan.
PLN menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui sejumlah langkah, termasuk perbaikan dan pemulihan sistem pembangkit.
Upaya itu diharapkan dapat meminimalkan gangguan serupa sekaligus mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan kembali.
Camat Minta Informasi Pemadaman Disampaikan Terbuka
Camat Lingga meminta PLN menyampaikan informasi secara terbuka dan jelas kepada masyarakat, terutama ketika terjadi gangguan maupun pemadaman listrik.
Menurutnya, informasi yang akurat sangat penting agar masyarakat dapat memahami kondisi kelistrikan dan menyesuaikan aktivitasnya, sekaligus mencegah munculnya kesimpangsiuran informasi.
Pemerintah Kecamatan Lingga menyatakan siap membantu PLN menyosialisasikan informasi kepada masyarakat melalui pemerintah kelurahan dan desa.
Shefi juga meminta agar jadwal pemadaman yang telah diumumkan dapat disampaikan secara jelas dan dilaksanakan sesuai jadwal, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas usaha.
“Intinya kita ingin bersama-sama mencari solusi. Pemerintah Kecamatan siap bersinergi dan membantu sesuai kewenangan yang ada. Yang kita harapkan adalah pelayanan listrik kepada masyarakat kami Kecamatan Lingga ini semakin baik dan gangguan yang terjadi dapat diminimalisir,” ujar Shefi.
Rumah Sakit dan Puskesmas Diminta Jadi Prioritas
Selain keterbukaan informasi, Pemerintah Kecamatan Lingga meminta PLN memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, terutama rumah sakit dan puskesmas.
Pasokan listrik di fasilitas kesehatan dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran pelayanan medis dan keselamatan masyarakat.
Pemerintah kecamatan berharap upaya penanganan gangguan kelistrikan turut mempertimbangkan kebutuhan fasilitas-fasilitas tersebut agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kecamatan Lingga bersama jajaran kelurahan, desa dan masyarakat juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan PLN apabila dibutuhkan kegiatan gotong royong untuk membantu pembersihan lingkungan di sekitar jaringan listrik.
Pelaksanaan kegiatan tersebut tetap harus mengikuti ketentuan dan standar keselamatan yang berlaku.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat komunikasi dan koordinasi antara PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan dan desa, serta masyarakat dalam menangani persoalan kelistrikan di wilayah Kecamatan Lingga.
Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama mencari solusi agar pelayanan listrik semakin andal dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.(Bk/Iwan)












