Pertamina Tambah Pasokan Solar di Padang Jadi 403 Ribu Liter per Hari, Antrean SPBU Diurai

0
16
FOTO : PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di Kota Padang

Padang, Bursakota.co.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di Kota Padang dari rata-rata 340 ribu liter menjadi 403 ribu liter per hari pada Oktober 2026. Penambahan sekitar 18 persen ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean di SPBU sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain menambah pasokan, Pertamina memperkuat pengaturan antrean, mengawasi transaksi pembelian BBM, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga kelancaran distribusi di wilayah Kota Padang.

Pertamina mengoptimalkan pengaturan antrean dengan mengaktifkan seluruh petugas marshal di SPBU. Koordinasi juga dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang untuk menyusun langkah penanganan secara terpadu.

Sejumlah langkah yang dibahas meliputi pembentukan tim pengurai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, serta rencana pembatasan kendaraan yang dapat memasuki kawasan dalam Kota Padang.

Dari sisi pengawasan, Pertamina melakukan analisis data transaksi untuk mengidentifikasi potensi pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan. Perusahaan juga mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi kendaraan yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang melalui mekanisme yang berlaku.

Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), sebagai mitra pengelola lembaga penyalur resmi, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM.

Pertalite juga diperiksa menyusul keluhan masyarakat

Selain menangani antrean Solar, Pertamina Patra Niaga turut menindaklanjuti informasi dan keluhan masyarakat mengenai kualitas BBM jenis Pertalite di Sumatera Barat.

Sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas produk, Pertamina telah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU dan mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung. Sampel tersebut kemudian dikirim untuk menjalani pengujian lebih lanjut di Laboratorium Lemigas Jakarta.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel yang diperiksa Lemigas, Pertalite dinyatakan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, Pertamina menyatakan tetap menelusuri dan memverifikasi laporan konsumen agar setiap keluhan dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan perusahaan terus memperkuat langkah penanganan melalui penambahan pasokan, pengawasan transaksi, dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu,” ujar Fahrougi dalam keterangan pers, Kamis (15/10/2026).

Ia menambahkan, informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian perusahaan dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus mengevaluasi penyaluran BBM, memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyalur, dan menjaga koordinasi lintas kelembagaan agar distribusi energi berjalan tertib serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Masyarakat yang mengalami kendala atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini