
Bursakota.co.id, Natuna – Di tengah dinginnya udara menjelang fajar, personel Polsek Bunguran Timur, Polres Natuna, melangkahkan kaki menuju Masjid Al-Jamik, Ranai Kota, untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah bersama masyarakat, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dikemas melalui program Subuh Keliling (Suling) tersebut bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kedekatan, serta menumbuhkan kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy bersama sejumlah personel tiba di Masjid Al-Jamik sekitar pukul 04.15 WIB. Mereka bergabung dengan sekitar 50 jemaah untuk menunaikan salat Subuh berjemaah dalam suasana khusyuk dan penuh kebersamaan.
Di dalam masjid, tidak ada sekat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Semua berdiri dalam saf yang sama, menghadap kiblat, memanjatkan doa, serta memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.
Kebersamaan sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan baik antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui kehadiran langsung, komunikasi yang terbuka, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Bagi Polsek Bunguran Timur, kegiatan Subuh Keliling menjadi salah satu upaya menghadirkan sosok polisi yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi gangguan keamanan atau tindak pidana, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Melalui interaksi yang terjalin dalam kegiatan tersebut, polisi diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan warga, mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat, serta mendorong partisipasi bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Semangat ini sejalan dengan prinsip Polri Bersama Masyarakat, yang menempatkan warga sebagai mitra penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Sebab, keamanan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kehadiran aparat. Diperlukan pula kepedulian masyarakat, komunikasi yang terbuka, serta kerja sama dalam mencegah berbagai potensi gangguan di lingkungan masing-masing.
Pengabdian Berawal dari Ketulusan
Kegiatan keagamaan juga menjadi pengingat bagi setiap personel kepolisian bahwa tugas pengabdian membutuhkan integritas, kesabaran, kebijaksanaan, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
Kewenangan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ketegasan dalam penegakan hukum perlu disertai sikap adil, penghormatan terhadap hak setiap orang, serta pendekatan yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak semua persoalan harus diselesaikan melalui pertentangan. Dialog yang terbuka, sikap santun, dan kesediaan mendengarkan kerap menjadi bagian penting dalam membangun penyelesaian yang baik.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti di dalam rumah ibadah, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari, baik melalui pelayanan publik, sambang warga, maupun respons terhadap berbagai persoalan kamtibmas.
Menjaga Kepercayaan, Merawat Kebersamaan
Salat Subuh berjemaah berlangsung tertib dan khusyuk. Kegiatan berakhir sekitar pukul 05.00 WIB dengan situasi yang terpantau aman dan kondusif.
Namun, makna Subuh Keliling tidak berhenti ketika para jemaah meninggalkan masjid. Nilai kebersamaan dan ketulusan yang terbangun diharapkan terus diwujudkan melalui pelayanan yang baik, perlindungan yang bertanggung jawab, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepercayaan publik tidak tumbuh dalam sehari. Kepercayaan dibangun melalui konsistensi, diuji oleh keadaan, dan dipelihara melalui tindakan nyata.
Bagi personel Polsek Bunguran Timur, kehadiran di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dari langkah menuju masjid hingga kebersamaan dalam saf salat, tersimpan pesan sederhana bahwa menjaga keamanan membutuhkan ketegasan, sedangkan merawat kepercayaan membutuhkan ketulusan.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polsek Bunguran Timur terus mendorong terbangunnya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Natuna.
Editor : Papi












