PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

0
14
FOTO : Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta (ketiga dari kanan) ketika menerima penghargaan Energi Subroto 2026 dari Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan KESDM, Tri Winarno (ketiga dari kiri) di Jakarta pada Jumat (23/10). Penghargaan ini menjadi motivasi PLN Group untuk terus memperkuat keandalan operasional, budaya keselamatan, dan prinsip keberlanjutan energi nasional.

Jakarta – PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan Energi Subroto 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (23/10) di Jakarta.

Apresiasi ini diberikan atas inovasi dan kinerja PLN Group dalam mendorong transformasi digital serta memperkuat kinerja keselamatan ketenagalistrikan guna mendukung operasional pembangkit yang andal dan berkelanjutan.

Di dalam ajang penghargaan tertinggi dari Kementerian ESDM tersebut, PLN IP dianugerahi penghargaan dalam kategori Keunggulan Operasional, subkategori Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik melalui pengelolaan PLTP Kamojang-Darajat. Sedangkan PLN NP mendapatkan penghargaan dalam kategori Inovasi dan Nilai Tambah, subkategori Transformasi Digital Terbaik.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyampaikan bahwa Penghargaan Energi Subroto tidak hanya menjadi agenda apresiasi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap dedikasi Prof. Subroto dalam meletakkan dasar pembangunan sektor energi dan pertambangan nasional.

Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya energi tidak cukup berorientasi pada nilai ekonomi dan capaian produksi, tetapi juga harus dijalankan dengan tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan negara serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sebuah penghargaan mungkin hanya diterima dalam beberapa menit di atas panggung, tetapi kerja keras di baliknya berlangsung bertahun-tahun. Itulah yang sesungguhnya kita rayakan malam ini,” kata Yuliot.

Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar menyampaikan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan upaya PLN Group untuk menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan yang semakin kompleks, sekaligus memperluas manfaat listrik bagi masyarakat.

Menurutnya, keandalan operasional dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam memastikan layanan kelistrikan yang berkualitas dapat diakses secara merata.

“Bagi PLN Group, keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari peningkatan kinerja operasional, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Kami terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata, menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan melalui penguatan keselamatan dan inovasi teknologi, serta mendukung Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi dan pemerataan pembangunan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi PLN bagi Indonesia,” ujar Suroso.

Pada aspek keselamatan ketenagalistrikan, PLN IP memperoleh pengakuan melalui pengelolaan PLTP Kamojang-Darajat. Penghargaan ini menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan ketenagalistrikan dalam menjaga keamanan pekerja dan aset pembangkit, sekaligus mendukung keberlangsungan operasi pembangkit panas bumi yang andal.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan di setiap lini operasional. Kami memastikan penerapan standar keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur, dan pengelolaan risiko dilakukan secara konsisten agar kegiatan pembangkitan berlangsung aman dan andal. Komitmen ini tidak hanya untuk menjaga keandalan aset pembangkit, tetapi juga melindungi pekerja, mitra kerja, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Bernadus.

Sementara itu, penghargaan Transformasi Digital Terbaik yang diraih PLN NP mencerminkan upaya perusahaan dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis dan kinerja pembangkit.

Salah satu contoh implementasi digital di PLN NP adalah Intelligent Centre of Optimization for Reliability & Efficiency (iCORE) yang memanfaatkan Internet of Things (IoT), integrasi data, dan analitik untuk mendukung peningkatan keandalan serta efisiensi pembangkit.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital membantu perusahaan mengoptimalkan pemantauan operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

“Transformasi digital harus menghasilkan manfaat nyata bagi operasional perusahaan dan keberlanjutan pasokan listrik. Melalui integrasi data dan pemanfaatan analitik, kami terus mendorong proses pemantauan yang lebih optimal, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat keandalan pembangkit. Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi digital agar PLN NP semakin adaptif dalam menjawab kebutuhan sistem ketenagalistrikan,” ujar Ruly.

Melalui penguatan budaya keselamatan dan transformasi digital, PLN Group terus meningkatkan kualitas pengelolaan pembangkit sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mendukung agenda pemerintah di sektor energi serta menyediakan layanan kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini