Anggaran Dana Desa Kumbewaha Diduga Dimainkan, Aliansi Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi

0
395
Keterangan foto : Saat masyarakat lakukan aksi penyegelan kantor desa Kumbewaha

Bursakota.co.id, Buton Selatan – Kamis, 8 Januari 2026 – Baru-baru ini Beredar video yang di unggah oleh salah satu masyarakat desa kumbewaha menimbulkan pro-kontra diantara masyarakat desa kumbewaha.

Dalam video tersebut mbak
(warga desa kumbewaha) mempertanyakan seperti apa kriteria dari penerima bantuan tersebut,

“saya mewakili warga desa kumbewaha ingin mempertanyakan sebenarnya yang berhak menerima bantuan tersebut kriterianya seperti apa? “ ungkap Mbak.

Ramainya pembicaraan diantara warga mengenai hal tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan baik masyarakat ataupun pihak terkait, namun hal tersebut tidak mendapatkan perhatian langsung dari pihak terkait.

Aliansi mahasiswa dan masyarakat kumbewa tidak bisa menutup mata dan telinga dengan kejadian yang menjanggal tersebut tentu perlu adanya tindakan. Beberapa informasi di dapatkan dari hasil wawancara warga desa kumbewaha bukan hanya persoalan bantuan langsung tunai (BLT) yang menjadi keresahan warga tetapi dana desa dimana tidak adanya transparansi mengenai anggran dana desa.

Pada tanggal 18 desember 2025 perwakilan aliansi mendatangi kantor desa untuk berdiskusi dan meminta data bansos serta realisasi anggaran dana desa untuk memverifikasi mengenai isu tersebut.

Pihak dari perangkat desa hanya memberikan data berupa draf realisasi anggaran dana desa, data BLT tidak di berikan dengan berbagai alasan yang tidak mampu dijelaskan oleh pihak peragkat desa kumbewaha.

Berdasarkan data realisasi anggaran realisasi tahun 2019-2024, pihak aliansi mahasiswa dan masyarakat desa kumbewaha merasa ada kejanggalan antara data realisasi anggran desa dan fakta dilapangan.

Dari tahun 2019 sampai dengan 2025 tentu bukan waktu yang singkat dengan banyaknya anggaran dan realialisasi yang tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh masyarakat. Yang menjadi pertanyaan apa bentuk dari anggaran tersebut, dimana anggaran tersebut disalurkan, dan siapa penerima anggaran tersebut.

Senin 29 desember 2025 menjadi langkah dari keputusan yang diambil dikarenakan tidak adanya jawaban dari pihak terkait mengenai keresehan dari warga desa kumbewaha. Kami dari aliansi mahasiswa dan masyarakat desa kumbewaha melakukan aksi demonstrasi tuntutan atas keresahan dari warga desa kumbewa dengan beberapa poin tuntutan:

Transparansi data anggaran dana desa kumbewaha

Kriteria penerima bantuan langsung tunai (BLT) desa kumbewaha

Dugaan penyalagunaan anggaran desa kumbewa

LPJ anggran dana desa kumbewaha

Vino (aliansi mahasiswa dan masyarakat desa kumbewaha) “ mengenai anggaran untuk pesta adat pada tahun 2024 yang di terima oleh kepala pemuda dalam hal ini penanggung jawab kegiatan menerima anggaran sebesar Rp. 2.000.000 sedangkan pada laporan realisasi anggaran dana pesta adat 2024 sejumlah Rp. 43.000.000, dimana sisa anggaran tersebut”,ungkap vino dalam sesi tanya jawab.

“Benar adanya kesalahan dalam laporan tersebut dan mengenai dimana sisa anggaran tersebut saya tidak tahu karena data nya ada pada sekretaris desa” ungkapnya kepala desa kumbewaha dalam sesi tanya jawab pada saat aksi demonstrasi berlangsug.

Vino menambahkan “bagaimana dengan aggaran penanggulangan bencana darurat tahun 2024 sebesar Rp. 144.000.000 dan terrealisasi terpakai habis sementara kita ketahui bersama faktanya pada tahun 2024 tidak ada becana seperti yang dimaksud pada laporan anggaran desa, jadi kemana

anggaran tersebut?” “betul adanya anggaran tersebut namun untuk reaisasinya tidak ada bencana yang terjadi pada tahun 2024 itu” ungkap kepala desa kumbewaha.

Banyak manipulasi data yang ditemukan dari data anggaran dana desa yang dipertanyakan dan diakui kebenaran manipulasi dan ketidak transparansi anggaran tersebut oleh pihak terkait dalam hal ini diakui langsung oleh kepala desa kumbewaha.

“Kami aliansi mahasiswa dan masyarakat desa kumbewaha memutuskan untuk mengusut tuntas masalah ini” ungkap ketua aliansi mahasiswa dan masyarakat kumbewaha.

Laporan : La Ode

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini