Bupati Kasmarni Resmi Buka Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi ke-514 Bengkalis

0
10
FOTO : Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Sepekan Kenduri Adat sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026 di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026).

Bengkalis – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Sepekan Kenduri Adat sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026 di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026).

Pembukaan ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan pelestarian adat, seni, dan budaya Melayu yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Bengkalis.

Sepekan Kenduri Adat menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan Hari Jadi ke-514 Bengkalis. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya Melayu, tetapi juga memperkuat jati diri daerah serta mempererat kebersamaan masyarakat Negeri Junjungan.

Usai membuka acara, Bupati Kasmarni bersama rombongan meninjau stan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut memeriahkan kegiatan. Kehadiran orang nomor satu di Bengkalis itu disambut antusias para pelaku UMKM dan masyarakat.

Suasana semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni budaya, seperti Barongsai, Kuda Lumping, dan Reog. Penampilan tersebut mencerminkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan secara harmonis di Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Bengkalis beserta seluruh pemangku adat, budayawan, seniman, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Sepekan Kenduri Adat.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, memperkuat identitas daerah, sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur budaya Melayu kepada generasi penerus.

“Sepekan Kenduri Adat merupakan wadah untuk memperkokoh jati diri masyarakat Melayu, mempererat silaturahmi, serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi warisan leluhur kita,” ujar Kasmarni.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen melaksanakan pembangunan yang berpijak pada nilai-nilai adat, seni, budaya, dan kearifan lokal sebagai fondasi dalam mewujudkan daerah yang maju, bermarwah, dan berdaya saing.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-514 Bengkalis, “Semangat Kebersamaan Mewujudkan Bengkalis Bermarwah dan Gemilang”, Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, serta menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun Negeri Junjungan.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, ia berharap Sepekan Kenduri Adat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Bengkalis kepada masyarakat yang lebih luas.

“Mari jadikan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta bersama-sama membangun Bengkalis yang bermarwah dan gemilang,” ajaknya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bengkalis Dr. Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, jajaran kepala perangkat daerah, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H. Ilham Noer, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Buya Amrizal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini