
Bursakota.co.id, Bintan – Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mewakili Bupati Bintan Roby Kurniawan membuka secara resmi kegiatan Camp Generasi Bintan Religius Tahun 2026, Rabu malam (13/05/2026) di kawasan de Bintan Villa.
Kegiatan kepemudaan dengan konsep edukatif dan pembinaan karakter ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Program yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas pembinaan, mulai dari perkemahan, tadabbur alam, ibadah dan muhasabah, kultum subuh, kebugaran jasmani, kajian keislaman, hingga pelatihan kepemimpinan berbasis nilai-nilai agama.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pelatihan fardhu kifayah, tata cara penyembelihan hewan, kegiatan outbound, hingga bimbingan menjadi konten kreator Islami yang kreatif dan positif di era digital.
Dalam sambutan Bupati Bintan yang dibacakan Sekda Bintan, Pemerintah Kabupaten Bintan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Ronny, penguatan nilai-nilai keagamaan, moral, dan kebangsaan sangat penting di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin cepat.
“Melalui kegiatan ini kami harapkan para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan,” ujar Ronny.
Camp Generasi Bintan Religius 2026 juga menjadi bagian dari implementasi visi “Bintan Juara” yang menitikberatkan pada terwujudnya generasi muda yang cerdas, religius, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan akan terus mendukung berbagai program kepemudaan dan keagamaan sebagai investasi penting bagi masa depan daerah.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Mei 2026, dan diikuti sebanyak 40 peserta dari sembilan kecamatan di Kabupaten Bintan.
Peserta berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga marbot masjid yang masih berada dalam kategori usia pemuda.
Seluruh peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dari Pemerintah Kabupaten Bintan dan Kementerian Agama Kabupaten Bintan.
Bahkan setelah kegiatan selesai, Pemerintah Daerah bersama Kemenag Bintan berencana memberdayakan para peserta agar dapat berkontribusi aktif di tengah masyarakat.
Editor : Papi












