Jelang Nataru, Beras di Pasar Inpres Tarempa Naik 30 Persen

0
96
Pasar Inpres Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri (foto Jun)

Bursakota.co.id, Anambas – Menjelang Natal dan Tahun Baru di minggu pertama Sembilan bahan pokok (Sembako) untuk Komunitas Beras mengalami kenaikkan harga hingga 30 persen, Rabu (07/12/2022).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang karyawati di salah satu toko sembako di pasar Inpres Tarempa, Ia mengatakan, untuk komunitas beras mengalami kenaikkan harga mencapai 30 persen

“Untuk saat ini semua jenis merek beras harganya naik, yang sebelumnya kita jual 14 ribu rupiah sampai 15 ribu rupiah, dan sekarang kita sudah menjual dengan harga 17 ribu rupiah sampai dengan 18 ribu rupiah perkilogram,” kata Dina.

Selain mengalami kenaikkan harga, ia menyebutkan persediaan stok beras juga kosong seperti merek Top, Koin dan Gerobak Soto.

“Selain kenaikan harga, persediaan stok beras merek Top, Koin dan Gerobak Soto juga lagi kosong,” sebutnya.

Tidak hanya komunitas beras saja yang mengalami kenaikkan harga, hal yang serupa juga terjadi pada komunitas telur, dan kopi kemasan.

Ia menuturkan sebelumnya harga telur di September di jual dengan harga 45 ribu rupiah per papan namun di bulan ini sudah diharga 55 ribu rupiah perpannya.

“Harga sebelumnya 45 ribu rupiah, kemudian di November kita mengalami kenaikan 5 ribu rupiah dan hanya bertahan satu bulan saja. Di bulan ini kita sudah menjual di harga 55 ribu rupiah perpannya,” tuturnya.

Namun demikian dirinya mengatakan tidak mengatahui apa penyebab kenaikkan harga beras, karena dari Supplier yang telah menaikkan harganya.

“Beras kita ini dari jakarta, jadi memang sudah dari sananya (Supplier) yang menaikkan harganya,” katanya.

Sedangkan untuk Komunitas sembako yang lainnya masih dengan harga stabil, seperti minyak goreng, tepung dan gula. (Bk/Jun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here