
Natuna – Kapal pompong KLM Putra Natuna mengalami kebocoran saat berlayar di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Jumat (6/3/2026) malam.
Beruntung, keempat awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan.
Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, kapal yang berlayar dari Kalimantan menuju Serasan tersebut mengalami kebocoran sekitar pukul 23.30 WIB. Saat kejadian, posisi kapal berada sekitar 2,10 mil laut dari Unit Siaga SAR (USS) Serasan.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya penyelamatan.
“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Serasan, Pos AL Serasan, Polsek Serasan, serta masyarakat setempat segera menuju lokasi menggunakan Combat Boat milik Pos AL Serasan,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi terhadap seluruh awak kapal. Keempatnya kemudian dibawa ke Pelabuhan PLBN Serasan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut serta dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
Abdul Rahman mengapresiasi kesigapan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Kami mengapresiasi kerja sama dan kesigapan Tim SAR Gabungan dalam menyelamatkan awak kapal KLM Putra Natuna. Operasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di laut, khususnya di wilayah Pulau Serasan,” katanya.
Diketahui, kapal pompong KLM Putra Natuna memiliki kapasitas 98 GT dan diawaki oleh empat orang, yakni Sunardi (49) selaku nahkoda, serta tiga anak buah kapal (ABK) yaitu Payadi (47), Tira Rasa (26), dan Murandika (30). Seluruh awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat.
Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi saat kejadian dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang berkisar 1,0 hingga 1,1 meter, suhu udara 27–28°C, serta kecepatan angin sekitar 10–12 knot dari arah utara.
Editor : Papi












