UM Buton Gandeng Pemda Buton Utara, Jajaki Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi

0
28
Keterangan foto: Rektor Universitas Muhammadiyah Buton dan Anggota BPH UM Buton dan juga Bupati Buton Utara

Buton Utara – Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UM Buton. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan kedokteran sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan di kawasan Kepulauan Buton.

Penjajakan kerja sama tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini menjadi upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan serta memperkuat pembangunan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.

Kerja sama yang dijajaki mencakup sejumlah aspek, mulai dari dukungan pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan fasilitas kesehatan, penelitian, hingga pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Alzarliani, SP., MM., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buton Utara, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, atas sambutan dan dukungan terhadap rencana pengembangan FKG UM Buton.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah menjadi dorongan penting dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi di bidang kesehatan.

“Alhamdulillah, Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara akan mempersiapkan putra-putri terbaik untuk menempuh pendidikan di FKG UM Buton,” ungkap Wa Ode Alzarliani.

Ia menegaskan, pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi tidak hanya berorientasi pada perluasan institusi pendidikan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat.

“Ini bukan semata-mata berbicara tentang membangun sebuah fakultas. Lebih jauh dari itu, kita sedang membicarakan investasi sumber daya manusia dan masa depan kesehatan masyarakat di kawasan Kepulauan Buton,” ujarnya.

Perluas Akses Pendidikan Kesehatan

Pengembangan pendidikan kedokteran gigi di kawasan Kepulauan Buton dinilai memiliki arti strategis. Akses terhadap pendidikan tinggi bidang kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di wilayah kepulauan.

Dengan semakin terbukanya peluang pendidikan kedokteran gigi di wilayah regional, generasi muda dari Buton Utara dan daerah sekitarnya diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk menempuh pendidikan profesional tanpa harus selalu meninggalkan daerah asal.

Selain membuka akses pendidikan, keberadaan institusi pendidikan kedokteran gigi juga berpotensi mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut, kegiatan promotif dan preventif, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia akademik dan kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan yang membutuhkan pemerataan akses pelayanan kesehatan.

Dorong Sinergi Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi

Badan Pembina Harian (BPH) UM Buton, Apri Awo, mengatakan pengembangan FKG UM Buton membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah agar rencana tersebut dapat diwujudkan melalui program yang konkret dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, sedangkan perguruan tinggi berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, penjajakan kerja sama dengan Pemda Buton Utara diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan dan kesehatan.

Apri menambahkan, realisasi pengembangan fakultas tersebut harus tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar dan persyaratan penyelenggaraan pendidikan kedokteran gigi.

Pembahasan selanjutnya diharapkan diarahkan pada langkah-langkah teknis sesuai kewenangan masing-masing pihak, sehingga rencana kerja sama tidak berhenti pada pertemuan awal, tetapi dapat berlanjut menjadi program yang terukur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menuju Penguatan Pendidikan Kesehatan di Kepulauan Buton

Penjajakan kerja sama antara UM Buton dan Pemda Buton Utara menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di kawasan Kepulauan Buton.

Apabila dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku, pengembangan FKG UM Buton diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan sekaligus memperluas kesempatan generasi muda daerah untuk memperoleh pendidikan profesional.

Bagi UM Buton dan pemerintah daerah, pembangunan pendidikan kesehatan bukan sekadar menghadirkan institusi baru, melainkan juga menyiapkan tenaga profesional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Membangun pendidikan kedokteran adalah membangun manusia, membangun kualitas kesehatan, dan menyiapkan masa depan daerah, khususnya di kawasan Kepulauan Buton,” tutup Apri Awo.

Laporan : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini