Lingga – Pelayanan di Puskesmas Rejai dikeluhkan warga karena dinilai belum maksimal. Keluhan tersebut mencakup terbatasnya jam operasional yang tidak 24 jam, penolakan pasien di luar jam layanan, sikap petugas yang dinilai kurang ramah, hingga minimnya fasilitas dan tenaga medis.
Kondisi ini memicu desakan masyarakat agar dilakukan perbaikan manajemen, peningkatan kualitas pelayanan, serta penambahan sumber daya manusia (SDM) guna memenuhi kebutuhan kesehatan warga secara optimal.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan pelayanan yang diterima.
Ia menilai sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, puskesmas seharusnya mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terutama dalam kondisi darurat.
“Kami merasa kecewa dengan pelayanan di Puskesmas Rejai. Masa jam operasionalnya terbatas, seharusnya puskesmas bisa melayani atau buka 24 jam. Saat kami mau berobat, alasannya jam istirahat. Ini membuat pasien tidak bisa mendapatkan penanganan darurat,” ujarnya dengan nada kecewa, Rabu (18/02).
Ia juga menyebutkan banyak warga yang akhirnya pulang tanpa mendapatkan pelayanan karena datang di luar jam operasional.
“Banyak pasien yang pulang begitu saja karena tidak sesuai jam pelayanan. Ini puskesmas atau apa?” tambahnya dengan nada kesal.
Selain itu, warga juga menyoroti minimnya tenaga kesehatan di puskesmas tersebut. Kekurangan dokter dan perawat disebut menjadi salah satu penyebab pelayanan tidak berjalan maksimal.
Tidak hanya itu, sikap sebagian tenaga medis juga menjadi sorotan, mulai dari kurang ramah, kurang disiplin, hingga dinilai kurang transparan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Keluhan masyarakat ini mendorong adanya desakan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan kualitas pelayanan di Puskesmas Rejai.
Warga berharap puskesmas dapat memenuhi standar pelayanan kesehatan yang baik, termasuk peningkatan kualitas SDM, perbaikan fasilitas, serta akses pelayanan yang lebih optimal, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak, cepat, dan manusiawi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi dari Kepala Puskesmas Renjai terkait pelayanan yang dikeluhkan oleh masyarakat.(Bk/Iwan)













