
Bursakota.co.id, Aceh Timur – Sebanyak 250 anak mengikuti Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-VI tingkat Kecamatan Idi Rayeuk yang berlangsung di halaman Kantor Camat Idi Rayeuk, Gampong Jawa, Kabupaten Aceh Timur, Jumat malam (16/10/2026).
Festival tersebut dibuka secara resmi oleh istri Wakil Bupati Aceh Timur, Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan generasi muda Islam sejak dini melalui pendidikan agama, pengembangan bakat, serta penanaman nilai-nilai akhlak mulia.
Ketua FASI Kecamatan Idi Rayeuk, Tgk. Darmawan, mengatakan kegiatan tahun ini mempertandingkan tujuh cabang perlombaan, yakni azan dan iqamah, tilawah, ceramah bahasa Indonesia, cerdas cermat, tahfiz Al-Qur’an, mewarnai, serta iktikad 50.
Menurutnya, antusiasme ratusan peserta menunjukkan besarnya semangat anak-anak untuk belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, FASI juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, melatih keberanian, serta membangun kepercayaan diri sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua PKRMI Aceh Timur, H. Muhammad Ishak, S.Pd.I., M.A., mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung penyelenggaraan FASI, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Ia menilai dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat penting agar pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Terlebih, FASI tingkat Kabupaten Aceh Timur dijadwalkan berlangsung pada 24–26 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Timur.
Dalam sambutannya, Ny. Erni Handayani yang juga menjabat sebagai Ketua BKMT Aceh Timur menegaskan bahwa FASI bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, festival tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan cerdas.
“Melalui festival ini, kita tidak hanya mencari anak-anak yang berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga berupaya membentuk generasi yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, serta kecerdasan untuk menghadapi masa depan,” kata Erni.
Ia berharap FASI dapat menjadi sarana pembinaan yang berkesinambungan dengan melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak usia dini.
Dengan demikian, generasi muda Aceh Timur diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki landasan keimanan yang kuat. (hsb)












