
Bursakota.co.id, Buton – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) melakukan pertemuan dengan Kapolres Baubau dalam rangka membangun sinergi dan memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Universitas Muslim Buton.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara mahasiswa, alumni, dan pihak kepolisian, sekaligus membangun kolaborasi dalam menciptakan generasi pemimpin muda yang berintegritas, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Baubau memberikan pandangan mengenai pentingnya kesiapan mental dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Menurutnya, seorang pemimpin harus benar-benar siap dan sanggup menerima segala konsekuensi atas setiap keputusan yang diambil. Kepemimpinan bukan sekadar tentang menduduki suatu jabatan, melainkan tentang keberanian mengambil keputusan dan kesediaan mempertanggungjawabkanya.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Jabatan (Pj.) Presiden Mahasiswa Universitas Muslim Buton, Wa Ode Nadila Maman menyampaikan bahwa kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan kader-kader pemimpin mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga mempunyai kepekaan sosial, keberanian berpikir kritis, dan kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan ini tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter dan mentalitas kepemimpinan mahasiswa. Kami ingin melahirkan kader-kader yang mampu berpikir kritis, berani mengambil keputusan, serta memiliki tanggung jawab terhadap setiap amanah yang diembannya,” ungkap Pj. Presiden Mahasiswa UMU Buton.
Lebih lanjut, ia berharap agar sinergi yang dibangun bersama Polres Baubau tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan LDK semata, melainkan dapat terus berlanjut dalam berbagai agenda positif kemahasiswaan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas kepemimpinan dan kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia LDK Universitas Muslim Buton, Irma menyampaikan bahwa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak merupakan bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan pihak kepolisian diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas kepada peserta mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.
“Sebagai panitia pelaksana, kami tentu berharap adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Polres Baubau. Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi peserta, terutama dalam memahami bahwa menjadi seorang pemimpin membutuhkan kedisiplinan, ketegasan, integritas, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa LDK diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat solidaritas, serta membangun kesadaran bahwa kepemimpinan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pemahaman teoritis.
Di sisi lain, Ketua Ikatan Alumni (IKA), Dhira Adiyatma Jaya menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BEM Universitas Muslim Buton dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak demi menyukseskan agenda pengkaderan mahasiswa.
Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengambil bagian dalam mendukung proses pengembangan kualitas mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi kampus maupun masyarakat. tuturnya.
Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan institusi kepolisian dengan tetap menjunjung tinggi peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
Laporan : Aan












