691 Perahu Jong Ramaikan Festival Lagoi, Deby Maryanti Dorong Pelestarian Budaya dan Pariwisata

0
14
FOTO : Deby Maryanti secara resmi membuka Jong Race Festival 2026 di kawasan perairan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Bintan — Deby Maryanti secara resmi membuka Jong Race Festival 2026 di kawasan perairan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Event budaya pesisir ini diikuti sebanyak 691 unit perahu jong dan melibatkan puluhan komunitas dari berbagai daerah.

Sebanyak 45 komunitas jong dari Kepulauan Riau turut ambil bagian, bahkan kegiatan ini juga menarik minat wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia.

“Alhamdulillah, ini salah satu event pelestarian budaya Melayu pesisir Kabupaten Bintan sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujar Deby.

Menurutnya, festival ini tidak sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mengeksplorasi tradisi permainan jong yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Melayu Bintan.

Ia menegaskan, pelestarian budaya ini penting agar tradisi perahu layar tradisional tetap eksis, terutama di kalangan generasi muda dan pecinta budaya maritim.

“Harapannya, melalui Bintan Jong Race Festival ini, budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu meningkatkan PAD serta memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Masuk Agenda Nasional, Suguhkan Atraksi Budaya Lengkap

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan, Arief Sumarsono, menyebutkan bahwa festival ini telah menjadi agenda tahunan pariwisata daerah.

Bahkan, event ini telah masuk dalam Karisma Event Nasional 2026 (KEN), yang menandakan nilai strategisnya dalam mendukung sektor pariwisata nasional.

“Event ini tidak hanya menyajikan lomba perahu jong tanpa awak, tetapi juga berbagai atraksi budaya yang bisa dinikmati pengunjung,” jelasnya.

Pengunjung tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga dapat belajar langsung proses pembuatan, pengecatan, hingga memainkan perahu jong di pesisir pantai.

Selain itu, festival ini juga menghadirkan beragam kuliner khas Melayu, jajanan modern, serta permainan tradisional seperti congklak, gasing, dan egrang. Area pameran turut menampilkan sejarah perahu jong dan kekayaan budaya lokal Kabupaten Bintan.

Festival Jong Race ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga motor penggerak pariwisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini