Bupati Buton Tengah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 69, Dorong Warga Siap Sambut Rekrutmen Guru dan Tenaga Pendukung

0
61
Keterangan Foto : Bupati Buton Tengah Dr Azhari bersama TA Wamensos Alif Kamal saat tinjau sekolah rakyat terintegrasi 69 Buteng

Buton Tengah – Bupati Buton Tengah melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR) 69 Buton Tengah pada Selasa (kemarin) untuk melihat langsung perkembangan penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati menyampaikan sejumlah progres positif, salah satunya distribusi sebagian baju sekolah kepada para siswa.

“Alhamdulillah, sudah ada banyak perkembangan. Anak-anak sudah mulai menerima sebagian perlengkapan sekolah mereka,” ujar Bupati Buton Tengah.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Alif Kamal, Tenaga Ahli (TA) Wakil Menteri Sosial RI, yang secara langsung meninjau kondisi Sekolah Rakyat Terintegrasi serta berdiskusi dengan pihak pengelola terkait kesiapan sarana dan prasarana pendidikan.

Bupati Buton Tengah menjelaskan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pada Juli 2026 mendatang seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 69 Buton Tengah direncanakan akan menempati gedung baru. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga akan membuka penerimaan peserta didik baru dengan kuota mencapai 1.000 siswa.

“Dengan bertambahnya jumlah siswa, tentu akan diikuti dengan kebutuhan sumber daya manusia yang lebih besar. Mulai dari guru, wali asuh, wali asrama, tenaga kebersihan, petugas keamanan, hingga tenaga dapur. Namun yang paling mendesak dan sudah jelas kebutuhannya saat ini adalah pengadaan guru,” jelasnya.

Bupati pun mengajak seluruh masyarakat Buton Tengah untuk mulai mempersiapkan diri sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan, agar dapat berpartisipasi dan mengambil peran dalam pengembangan Sekolah Rakyat Terintegrasi ke depan.

“Mari warga Buteng kita persiapkan diri dengan baik sesuai standar yang dibutuhkan. Tanpa persiapan, kita hanya akan menjadi penonton dari hadirnya tenaga-tenaga yang memenuhi syarat,” tegas Bupati.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi tidak hanya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang kerja serta mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal di Kabupaten Buton Tengah.

Laporan : Haris 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini