Lingga – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lingga dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) III HNSI Tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2026 di Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana Muscab III HNSI Kabupaten Lingga, Sarifudin, Jumat (30/1/2026).
Sarifudin menjelaskan, pelaksanaan Muscab III ini dilakukan seiring berakhirnya masa kepengurusan DPC HNSI Kabupaten Lingga periode sebelumnya yang dipimpin oleh Ruslan (Jagat).
“Sebagai Ketua Pelaksana Muscab III, kami telah menerima Surat Keputusan (SK) Panitia Pelaksana dari DPC HNSI Kabupaten Lingga. Oleh karena itu, panitia berkewajiban menjalankan amanah tersebut dengan segera menggelar Musyawarah Cabang,” ujar Sarifudin yang juga dikenal sebagai tokoh Pemuda Peduli Nelayan Pesisir.
Ia menambahkan, Muscab III HNSI Lingga akan melibatkan seluruh pengurus ranting nelayan yang tersebar di setiap kecamatan se-Kabupaten Lingga.
“Ini merupakan Muscab ketiga yang digelar DPC HNSI Kabupaten Lingga. Setiap ranting nelayan dari masing-masing kecamatan akan hadir dan memiliki satu hak suara dalam Muscab nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sarifudin menyampaikan bahwa Muscab III HNSI Lingga akan memilih Ketua DPC HNSI Kabupaten Lingga periode 2026–2031. Ketua terpilih nantinya akan langsung dilantik secara definitif oleh Ketua DPD HNSI Provinsi Kepulauan Riau.
Selain internal organisasi, panitia juga berencana mengundang berbagai instansi dan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.
“Kami akan mengundang instansi yang memiliki peran dalam perlindungan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan nelayan, seperti Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, serta unsur ormas, OKP, dan LSM. Kegiatan ini murni untuk konsolidasi organisasi HNSI bersama para ketua ranting nelayan,” ungkapnya.
Sarifudin berharap Muscab III HNSI Lingga dapat menghasilkan kepemimpinan yang solid dan berpihak pada kepentingan nelayan.
“Harapan kami, Muscab ini melahirkan Ketua DPC HNSI yang definitif, yang mampu mengawal aspirasi nelayan, memperjuangkan hak-hak nelayan Lingga, termasuk pengawasan distribusi BBM, perizinan, serta mendorong nelayan sebagai profesi strategis penopang ketahanan pangan melalui penyediaan sumber protein ikan bagi masyarakat,” pungkasnya.(Bk/Iwan)













