
Lingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lingga membiayai seluruh proses penyelenggaraan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di wilayah Lingga Utara.
Berkat kerja sama lintas instansi, jenazah tersebut akhirnya dapat dimakamkan secara layak sesuai syariat Islam pada Senin (2/2/2026).
Proses penanganan jenazah melibatkan Rumah Sakit Encik Maryam, Lurah Daik, Polsek Daik Lingga, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Urusan Agama (KUA) Lingga, serta unsur RW dan RT Kampung Darat. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh tahapan, mulai dari perawatan hingga pemakaman, dapat dilaksanakan dengan baik.
Ketua MUI Lingga menyampaikan bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan fardu kifayah atau kewajiban kolektif umat Islam.
“Ini adalah kewajiban kita bersama. Ketika ada jenazah muslim, apalagi tanpa keluarga dan identitas, maka umat Islam wajib menyelesaikannya,” ujarnya.
Dalam prosesnya, sempat terjadi kendala terkait penentuan lokasi pemakaman. Namun, berkat koordinasi cepat Lurah Daik, Nasrun Efendi, bersama Khairul Basyar dan Nurhidayat, akhirnya disepakati jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanda Hilir. Proses penggalian liang lahat dilakukan secara gotong royong oleh tim penggali kubur bersama aparatur Kelurahan Daik.
Selain itu, kendala juga muncul terkait kebutuhan biaya penyelenggaraan jenazah, khususnya untuk peralatan pemandian dan kain kafan. Setelah dilakukan koordinasi lintas pihak, seluruh pembiayaan akhirnya ditanggung oleh BAZNAS Lingga.
Ketua BAZNAS Lingga, Ruslan, menegaskan agar proses pemakaman segera dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Segerakan saja. Ini kewajiban kita sesama muslim,” tegasnya.
Sementara itu, Komisioner BAZNAS Lingga, Khaidir, menjelaskan bahwa pembiayaan penyelenggaraan jenazah tersebut dimasukkan dalam kategori asnaf fisabilillah.
“Kita niatkan ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan. Bisa jadi jenazah ini adalah nelayan yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya hingga akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.
Usai proses pemakaman, seluruh pihak berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus terjaga sebagai wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman di Kabupaten Lingga.
BAZNAS Lingga juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga tersebut guna membantu berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.(Bk/Iwan)












