Serah Terima KM Bintang Sejahtera 10, Lanal Ranai Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Perairan Natuna

0
54
FOTO : Pangkalan TNI AL Ranai resmi menerima serah terima kapal KM Bintang Sejahtera 10 dari KRI SRE-386 pada Selasa malam (24/02/2026).

Natuna – Pangkalan TNI AL Ranai resmi menerima serah terima kapal KM Bintang Sejahtera 10 dari KRI SRE-386 pada Selasa malam (24/02/2026).

Kapal tersebut sebelumnya diamankan karena diduga terlibat dalam sejumlah pelanggaran hukum di wilayah perairan Natuna.

Penyerahan kapal ini menjadi bagian dari proses penegakan hukum lanjutan yang kini berada di bawah kewenangan Lanal Ranai untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kapal beserta seluruh awaknya.

Pjs. Perwira Staf Operasi (Pasops) Lanal Ranai menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen kapal, muatan, serta identitas dan kondisi awak kapal.

“Kami akan memeriksa seluruh dokumen kapal, muatan, dan awak kapal untuk memastikan semua dugaan pelanggaran dapat diungkap secara menyeluruh,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan pelanggaran, di antaranya pil narkotika, senjata jenis airsoft gun tanpa dokumen resmi, serta bahan bakar minyak (BBM) yang diduga tidak dilengkapi dokumen sah.

Selain itu, beberapa anak buah kapal (ABK) juga mengakui telah menggunakan narkotika jenis sabu, yang semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran hukum serius di atas kapal tersebut.

Untuk memastikan proses berjalan profesional dan transparan, pemeriksaan turut melibatkan unsur dari kepolisian serta instansi terkait lainnya, termasuk perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Pjs. Pasops Lanal Ranai.

Komitmen Jaga Kedaulatan dan Keamanan Laut

Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL, khususnya Lanal Ranai, dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayah perairan Natuna yang memiliki nilai strategis bagi kedaulatan negara.

Lanal Ranai juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk mengusut tuntas kasus ini hingga proses hukum selesai, sekaligus memastikan perairan Natuna tetap aman dari berbagai aktivitas ilegal.

“Lanal Ranai akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi lanjutan sesuai perkembangan penyelidikan,” tutupnya.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini