
Aceh Timur – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, menerima bantuan berupa kasur lipat dan karpet dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk disalurkan kepada korban bencana hidrometeorologi yang masih menetap di hunian sementara (huntara), Kamis (26/03/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dewan Pengarah BNPB, Isroil Samihardjo, dan turut didampingi unsur Muspika Peureulak, Camat Sungai Raya, serta tokoh masyarakat setempat.
Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada warga terdampak yang masih bertahan di sejumlah lokasi huntara di wilayah Aceh Timur.
Dalam kesempatan tersebut, T. Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui BNPB atas perhatian dan dukungan terhadap penanganan bencana di daerahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui BNPB yang telah fokus membantu penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB beserta jajaran Satuan Tugas rehabilitasi dan rekonstruksi yang dinilai aktif turun langsung ke lapangan.
“Kita melihat sendiri, Kepala BNPB dan Kasatgas sudah berulang kali datang ke Aceh Timur untuk memastikan penanganan bencana berjalan tepat sasaran, akurat, dan cepat,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga huntara, Amiruddin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan dasar para pengungsi.
“Atas nama penghuni huntara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, BNPB, Kasatgas dan seluruh pihak yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Adapun total bantuan yang disalurkan mencapai 1.000 kasur lipat dan ratusan karpet. Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah kecamatan, di antaranya Peureulak sebanyak 596 kasur lipat, Sungai Raya 26 kasur lipat, Serbajadi 316 kasur lipat dan 316 karpet, Peunaron 62 kasur lipat dan 73 karpet, serta Pante Bidari sebanyak 550 karpet.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana yang masih tinggal di hunian sementara, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh Timur. (Hsb)












