Gelombang Penolakan Menguat, Proyek Indomaret di Mawasangka Disetop

0
35
Keterangan Foto: Sejumlah massa aksi saat melakukan penutupan pembangunan Indomart di kecamatan Mawasangka

Buton Tengah – Gerakan Rakyat Demokrasi dan Advokasi Buton Tengah (GARDA Buteng) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Camat Mawasangka, Kamis (9/4), sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan gerai ritel modern Indomaret di wilayah tersebut.

Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak negatif kehadiran ritel modern terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa pembangunan Indomaret dinilai dapat menggerus pasar tradisional serta menurunkan omzet pedagang kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Mawasangka.

Massa aksi mendesak agar pembangunan Indomaret dihentikan secara total dan ditutup. Mereka menilai, perlindungan terhadap UMKM lokal harus menjadi prioritas utama dibandingkan ekspansi investasi ritel modern.

Menanggapi tuntutan tersebut, Camat Mawasangka Imaduddin memberikan respons positif dengan menyatakan sikap yang sejalan dengan aspirasi masyarakat.

Usai menerima massa aksi, Camat bersama perwakilan demonstran langsung menuju lokasi pembangunan untuk melakukan peninjauan.

Di lokasi, Camat Mawasangka secara tegas menginstruksikan penghentian seluruh aktivitas pembangunan. Ia menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melindungi keberlangsungan UMKM di wilayahnya.

“Kita sepakat bahwa UMKM lokal harus dijaga dan dilindungi. Kehadiran investasi besar harus disikapi dengan bijak agar tidak mematikan usaha rakyat kecil yang sudah ada lebih dulu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GARDA Buteng Hasan mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh pihak kecamatan. Ia menilai sikap tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan masyarakat kecil.

“Kami mengapresiasi sikap Camat yang mau mendengar dan berpihak pada rakyat. Ini adalah kemenangan bagi demokrasi dan perlindungan ekonomi masyarakat Mawasangka. Kami berharap keputusan ini dapat dilaksanakan secara permanen demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penghentian aktivitas pembangunan telah dilakukan dan situasi di lokasi terpantau kondusif.

GARDA Buteng menyatakan akan terus mengawal dan melakukan pengawasan agar keputusan tersebut tetap konsisten di masa mendatang.

Laporan : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini