Wisata Ilmu di Museum Natuna, Mahasiswa KPI STAI Natuna Perkuat Wawasan Sejarah dan Budaya

0
24
FOTO : Puluhan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAI Natuna saat melakukan kunjungan ke Museum Natuna

Natuna – Suasana berbeda terasa di Museum Natuna saat puluhan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAI Natuna menjadikannya sebagai ruang belajar terbuka, Kamis (23/4/2026).

Sebanyak 25 mahasiswa semester VI melaksanakan kuliah lapangan sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas, dengan tujuan memperluas wawasan melalui observasi langsung terhadap jejak sejarah dan budaya daerah.

Di dalam museum, mahasiswa menelusuri perjalanan panjang Natuna dari berbagai aspek mulai dari politik, sosial, budaya, ekonomi, hingga kekayaan ekosistem bahari yang menjadi ciri khas wilayah perbatasan tersebut.

Koleksi yang tersaji menjadi jendela bagi mahasiswa untuk memahami identitas daerah yang selama ini lebih banyak dipelajari secara teoritis.

Sejak awal kegiatan, antusiasme peserta tampak jelas. Mereka aktif mencatat, berdiskusi, serta menggali informasi dari setiap sudut museum. Bagi para mahasiswa, pengalaman ini menghadirkan cara belajar yang lebih nyata dan kontekstual.

Ketua STAI Natuna, Umar Natuna, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis lapangan.

“Mahasiswa perlu didekatkan dengan pusat peradaban dan pengetahuan. Tidak cukup hanya belajar di kelas, tetapi harus melihat langsung realitas di lapangan agar pemahamannya lebih utuh,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap sejarah, serta kesadaran akan pentingnya menjaga identitas daerah.

Lebih jauh, hasil observasi lapangan ini diharapkan dapat menjadi bekal akademik bagi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah, mulai dari makalah hingga skripsi.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana melatih pola pikir kritis dan analitis mahasiswa. Dengan melihat langsung objek kajian, mereka didorong untuk memahami keterkaitan antara sejarah, budaya, dan dinamika sosial masyarakat Natuna dari masa ke masa.

Usai observasi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara dosen dan mahasiswa. Berbagai pandangan dan temuan dibagikan, menciptakan suasana dialog yang hangat dan penuh makna.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan sekaligus dokumentasi perjalanan belajar tersebut.

Melalui “wisata ilmu” ini, mahasiswa KPI STAI Natuna diharapkan semakin termotivasi untuk menggali, meneliti, dan berkontribusi dalam pelestarian sejarah serta budaya daerah melalui karya-karya ilmiah yang bermanfaat.

Penulis : Raus

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini