Musrenbang RKPD Provsu 2027, Bupati Asahan Terima Penghargaan atas Kepedulian Bencana

0
12
FOTO : Bupati Asahan menerima piagam penghargaan atas kontribusi bantuan keuangan bagi penanganan pascabencana di Kabupaten Bireuen.

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan apresiasi atas kepeduliannya terhadap sesama daerah.

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027, Bupati Asahan menerima piagam penghargaan atas kontribusi bantuan keuangan bagi penanganan pascabencana di Kabupaten Bireuen.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (22/4/2026), yang turut dihadiri sejumlah kepala daerah serta pejabat pusat dan provinsi.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjunjung nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong antarwilayah.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Asahan yang telah menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mempercepat proses pemulihan di Kabupaten Bireuen pascabencana alam yang terjadi pada 2026.

Selain penyerahan penghargaan, forum Musrenbang RKPD juga menjadi ajang strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah ke depan. Bupati Asahan berharap forum ini mampu menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menyampaikan bahwa fokus pembangunan tahun 2027 akan diarahkan pada enam prioritas utama. Di antaranya percepatan pertumbuhan ekonomi berkualitas, peningkatan produktivitas, penguatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, peningkatan daya saing, serta pemulihan pascabencana.

Ia juga menegaskan bahwa tahun 2027 menjadi fase ekspansi dari program pembangunan yang telah dimulai sejak 2025, dengan target memberikan dampak berkelanjutan hingga 2029.

Di kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menilai capaian pembangunan Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Meski demikian, ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Tito juga menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Utara yang mencapai 76,47, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 75,90. Hal ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia di Sumut relatif lebih baik, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam aspek pemerataan.

Forum Musrenbang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan ke depan.(Rik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini