
Asahan – Universitas Asahan (UNA) memperingati Dies Natalis ke-40 dengan menggelar kegiatan di Aula Zulfirman Siregar, Selasa (28/4). Momentum ini ditandai dengan pengukuhan Guru Besar serta dihadiri Wakil Bupati Asahan dan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Rahayu menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Tantangan Pendidik di Era Gen Z”. Ia menyoroti pentingnya adaptasi metode pembelajaran serta penguatan karakter dalam menghadapi dinamika generasi digital saat ini.
Sementara itu, Rektor UNA, Mangaraja Manurung, menyampaikan bahwa di usia ke-40 tahun, UNA telah menunjukkan berbagai capaian di bidang pendidikan. Di antaranya diperolehnya izin penyelenggaraan Program Studi Magister di Fakultas Ekonomi serta meningkatnya jumlah dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada momentum Dies Natalis ini, UNA kembali menambah Guru Besar dengan dikukuhkannya Sri Rahayu. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana, mutu pendidikan, serta menambah jumlah Guru Besar.
Ketua Yayasan Universitas Asahan, Mapilindo, menilai usia ke-40 merupakan fase penting dalam menentukan arah kemajuan UNA. Ia berharap UNA semakin berkembang dan para dosen dapat mengikuti jejak Sri Rahayu dalam meraih gelar Guru Besar.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, turut memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-40 UNA serta pengukuhan Guru Besar tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-40 kepada Universitas Asahan. Semoga UNA terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Sri Rahayu atas pencapaian akademik tertinggi yang diraih melalui dedikasi dan kerja keras. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan inovatif di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi.
Pemerintah Kabupaten Asahan, lanjutnya, membuka ruang kerja sama dengan UNA dalam berbagai bidang, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penelitian terapan, serta pengembangan potensi daerah.
Kehadiran Guru Besar di lingkungan UNA diharapkan menjadi motor penggerak dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta inovasi ke depan.(Rik)












