Natuna – Kepala Desa Sungai Ulu, Supriyanto, memberikan klarifikasi terkait keterlambatan pembayaran hadiah bagi para pemenang Open Turnamen Bola Voli Antar Desa dan Turnamen Domino yang telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, Supriyanto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta dan pihak yang terdampak akibat keterlambatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sungai Ulu berkomitmen menyelesaikan seluruh pembayaran hadiah pada hari yang sama.
“Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta turnamen atas keterlambatan ini. Saya memahami kekhawatiran yang muncul, namun saya pastikan seluruh pembayaran hadiah akan kami realisasikan hari ini,” ujar Supriyanto pada Kamis (04/06/2026).
Menurutnya, keterlambatan terjadi karena anggaran yang telah direncanakan untuk pembayaran hadiah bersumber dari dana bagi hasil pajak daerah yang dialokasikan ke desa, namun hingga saat ini belum terealisasi.
Supriyanto juga mengakui bahwa pelaksanaan turnamen turut menggunakan dana pendaftaran atau insert yang dibebankan kepada setiap tim peserta.
Namun dalam pelaksanaannya, sejumlah kebutuhan operasional yang tidak terduga menyebabkan dana tersebut harus digunakan untuk menunjang kelancaran kegiatan.
“Biaya operasional di lapangan selama turnamen berlangsung ternyata cukup besar dan ada beberapa kebutuhan yang muncul di luar perencanaan awal. Demi memastikan kegiatan tetap berjalan dengan baik, sebagian dana insert digunakan untuk menutupi kebutuhan operasional tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dana insert yang terkumpul memang tidak mencukupi untuk menutupi keseluruhan nilai hadiah yang telah ditetapkan panitia.
“Memang dana insert yang terkumpul tidak cukup untuk menanggung seluruh hadiah. Namun sebagai kepala desa dan pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kegiatan ini, saya harus mengambil sikap. InsyaAllah hari ini seluruh hadiah akan kami bayarkan,” tegasnya.
Supriyanto menuturkan bahwa turnamen tersebut merupakan kegiatan perdana yang digelar pada masa kepemimpinannya sebagai Kepala Desa Sungai Ulu. Karena itu, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam aspek perencanaan dan pengelolaan kegiatan.
“Ini merupakan turnamen perdana yang kami selenggarakan di masa kepemimpinan saya. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam perencanaan sehingga di lapangan muncul beberapa hal yang tidak terduga. Ke depan tentu akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan serupa bisa lebih baik lagi,” katanya.
Meski demikian, Supriyanto memastikan bahwa hak para pemenang tetap menjadi prioritas dan seluruh kewajiban pembayaran hadiah akan diselesaikan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh pembayaran hadiah hari ini. Sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tutupnya. (Bk/Dika)













