Kemilau Nusantara dan Penyengat Heritage 2026 Siap Digelar, Targetkan 3.000 Wisatawan

0
15
FOTO : Permainan gasing menjadi salah satu atraksi menarik yang disuguhkan dalam Penyengat Heritage 2026.

Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat sektor pariwisata melalui penyelenggaraan dua event unggulan daerah, yakni Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026, yang masuk dalam Kalender Event Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Berbagai persiapan teknis maupun nonteknis telah dimatangkan guna memastikan kedua agenda budaya dan pariwisata tersebut berjalan sukses serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, saat memimpin rapat finalisasi pelaksanaan kedua event di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026), menegaskan pentingnya koordinasi seluruh pihak yang terlibat.

“Seluruh pihak yang terlibat saya harapkan dapat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai harapan,” ujarnya.

Event Kemilau Nusantara Kepri 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Juni 2026 di kawasan Laman Gurindam XII, tepatnya di depan Gedung LAM Kota Tanjungpinang. Sementara Penyengat Heritage 2026 akan digelar pada 19–21 Juni 2026 di halaman Balai Adat Pulau Penyengat.

Tahun ini, Kemilau Nusantara Kepri mengusung tema “Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi”, yang selaras dengan lokasi kegiatan yang menghadap langsung ke Pulau Penyengat sebagai salah satu ikon sejarah dan budaya Melayu.

Beragam atraksi akan memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari Parade Wisata Budaya Nusantara Kepri, Tari Kreasi Nusantara Kepri, Tari Kreasi Melayu Kepri, pertunjukan musik tradisional Melayu, penampilan grup musik lokal, seni budaya nusantara, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Penyengat Heritage 2026 mengangkat tema “Regeneration Lifestyle Tourism” dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, seni, lingkungan, dan ekonomi kreatif.

Beberapa agenda yang akan digelar antara lain Penyengat International Gasing Festival, Penyengat Tari Kreasi Festival, Penyengat Indra Sakti Jong Festival, Penyengat Malay Dance Performance, Kampoeng Permainan Tradisional Melayu, penanaman mangrove dan Gerakan Indonesia Asri Kepri, Penyengat Bazar Fair, serta nonton bareng Piala Dunia 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat.

Sekdaprov Misni juga meminta seluruh aspek pendukung kegiatan, seperti perizinan lokasi, pengamanan, area parkir, rekayasa lalu lintas, fasilitas umum, hingga layanan kesehatan dipersiapkan secara maksimal demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung.

“Fasilitas pendukung harus tersedia dengan baik agar pengunjung merasa nyaman dan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menyampaikan bahwa kedua event tersebut ditargetkan mampu menarik sekitar 3.000 wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau, kedua event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah penyelenggaraan,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan dua event unggulan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap sektor pariwisata semakin berkembang, budaya Melayu semakin dikenal luas, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif, UMKM, dan jasa pariwisata.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini