Camat Lingga Hadiri Perayaan Waisak di Daik Lingga, Ajak Jaga Kerukunan dan Doakan Korban Musibah

0
14
FOTO : Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lingga, Shefi Hari Nugraha, S.STP, mewakili Bupati Lingga menghadiri Perayaan Waisak yang digelar di Vihara Cetya Loka Santi, Daik Lingga, Minggu (14/6/2026).

Lingga – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lingga, Shefi Hari Nugraha, S.STP, mewakili Bupati Lingga menghadiri Perayaan Waisak yang digelar di Vihara Cetya Loka Santi, Daik Lingga, Minggu (14/6/2026).

Perayaan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta umat Buddha dari berbagai wilayah di Kabupaten Lingga. Turut hadir Kapolres Lingga yang diwakili Kapolsek Daik Lingga, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Lingga, para bhikkhu, tokoh masyarakat lintas agama, serta pengurus vihara.

Dalam sambutannya, Shefi Hari Nugraha menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Lingga yang berkeinginan hadir secara langsung, namun berhalangan karena agenda kedinasan lainnya.

Ia menegaskan bahwa kerukunan, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah.

“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan. Mari kita terus menjaga, merawat, dan memperkuat kerukunan serta keharmonisan antarumat beragama. Persatuan adalah modal penting dalam membangun Kabupaten Lingga yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Shefi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan warga Kabupaten Lingga yang saat ini tengah menghadapi musibah di beberapa wilayah.

“Mari kita panjatkan doa terbaik bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam menghadapi ujian ini. Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Lingga senantiasa hidup dalam kebahagiaan, kedamaian, dan keharmonisan,” tambahnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus dijaga sebagai bagian dari nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Lingga.

Perayaan Waisak tahun ini tidak hanya menjadi momentum peribadatan bagi umat Buddha, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Lingga.

Melalui perayaan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antarumat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Lingga dapat terus terpelihara, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan sejahtera.(Bk/Iwan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini