Pencarian Nelayan Hilang di Subi Berlanjut, Tim SAR Temukan Penutup Mesin dan Jerigen

0
21
FOTO : Tim SAR Gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dengan melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai pada Jumat (19/6/2026) malam.

Natuna – Tim SAR Gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dengan melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai pada Jumat (19/6/2026) malam.

Nelayan yang masih dalam pencarian tersebut bernama Arif (26), warga Kampung Tarayak, Desa Terayak, Kecamatan Subi. Sebelumnya, korban diketahui berangkat mengantar ransum ke Kapal Lengkong sebelum melanjutkan aktivitas melaut seperti biasa. Namun hingga kini, ia belum kembali dan tidak dapat dihubungi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengatakan pencarian pada malam hari difokuskan di sepanjang pesisir pantai untuk memperluas area pencarian.

“Upaya pencarian malam ini kami fokuskan pada penyisiran sepanjang tepi barat pantai, mulai dari Subi Kecil hingga Subi Besar. Tim SAR gabungan terbagi di beberapa titik untuk memperluas cakupan pencarian,” ujar Abdul Rahman.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang yang telah dipastikan merupakan bagian dari pompong milik korban, yakni penutup mesin pompong dan satu jerigen minyak. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian yang masih terus berlangsung.

Sebelumnya, pencarian juga dilakukan melalui penyisiran di laut oleh unsur SAR gabungan bersama masyarakat nelayan dan pemerintah Kecamatan Subi.

Operasi hari pertama melibatkan berbagai unsur, di antaranya masyarakat Kecamatan Subi, Pos Angkatan Laut Subi, Polsek Subi, Dinas Perhubungan Subi, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.

Hingga pukul 23.50 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara karena kondisi malam hari dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

“Kami akan terus mengupayakan proses pencarian terhadap korban dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Abdul Rahman.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini