SAR Natuna Latih Pelajar di Pulau Terdepan Berenang dan Kenalkan Keselamatan Maritim Sejak Dini

0
19
FOTO : Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga SAR Pulau Laut menggelar program edukasi dan latihan dasar berenang bagi pelajar di wilayah terdepan Kabupaten Natuna.

Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga SAR Pulau Laut menggelar program edukasi dan latihan dasar berenang bagi pelajar di wilayah terdepan Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengenalan serta praktik penggunaan peralatan keselamatan di laut.

Program tersebut menyasar pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya membangun budaya keselamatan maritim sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di kawasan kepulauan dan perbatasan.

Pulau Laut merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Natuna yang berbatasan langsung dengan wilayah utara Indonesia. Kehadiran Unit Siaga SAR di wilayah ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kedaruratan di laut.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan keterampilan berenang merupakan bekal penting bagi masyarakat yang hidup di wilayah kepulauan.

“Melatih keterampilan dasar berenang kepada anak-anak di wilayah kepulauan adalah investasi keselamatan jangka panjang,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Program yang telah berjalan sejak awal Juni 2026 itu hingga kini telah dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Air Payang dan Desa Tanjung Pala. Ke depan, kegiatan serupa akan diperluas ke desa-desa lainnya di Kecamatan Pulau Laut.

Pelatihan dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Minggu. Seluruh pelajar yang berminat dapat mengikuti kegiatan tersebut secara gratis dengan mendaftarkan diri melalui Unit Siaga SAR Pulau Laut.

Sebelum pelaksanaan program, Kantor SAR Natuna terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pulau Laut hingga pemerintah desa sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan.

Materi yang diberikan meliputi teknik dasar berenang gaya bebas dan gaya dada, serta pengenalan dan simulasi penggunaan alat keselamatan di laut. Seluruh pelatihan dipandu langsung oleh instruktur renang dari Kantor SAR Natuna.

Abdul Rahman berharap program tersebut mampu meningkatkan kemampuan dasar pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Pulau Laut tidak hanya memiliki keterampilan untuk menyelamatkan diri, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan pemahaman yang positif terhadap laut sebagai ruang hidup mereka,” katanya.

Program ini merupakan bagian dari upaya Kantor SAR Natuna dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus mendukung kebijakan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam membangun budaya sadar keselamatan di masyarakat pesisir.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini