Tandatangani Hibah Tanah, Buton Tengah Resmi Masuk 17 Daerah Penerima Program Sekolah Nasional Terintegrasi

0
28
Keterangan foto: Bupati Buton Tengah Dr Azhari saat hadiri kegiatan penandatanganan perjanjian hibah tanah untuk pembangunan SNT

Buton Tengah – Kabupaten Buton Tengah mencatat sejarah baru di sektor pendidikan setelah dinyatakan sebagai salah satu dari 17 kabupaten/kota di Indonesia yang telah menuntaskan seluruh persyaratan administrasi lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, S.STP., M.Si., usai penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen.

“Alhamdulillah, hari ini Buton Tengah menjadi satu dari 17 kabupaten/kota se-Indonesia yang telah dinyatakan rampung berkas administrasi lahannya. Dengan demikian, NPHD telah resmi ditandatangani sebagai dasar pelaksanaan pembangunan,” ujar Azhari melalui akun resminya.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan persiapan terus berjalan. Penerimaan peserta didik baru telah dilaksanakan, sementara kepala sekolah juga telah ditetapkan melalui mekanisme seleksi yang dilakukan pemerintah pusat.

Menurut Azhari, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah sebelumnya telah mengusulkan calon kepala sekolah dari daerah. Namun, berdasarkan hasil seleksi nasional, kepala Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah yang terpilih berasal dari Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah kini juga telah mengantongi Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), sehingga seluruh aspek administratif telah terpenuhi.

“Pembangunan fisik sekolah direncanakan mulai dilaksanakan pada September atau Oktober 2026. Kami optimistis program ini akan berjalan sesuai jadwal,” tulisnya.

Bupati Azhari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya program strategis tersebut, mulai dari Gubernur Sulawesi Tenggara, DPRD Buton Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan sekolah.

Ia berharap kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi dapat menjadi tonggak peningkatan kualitas pendidikan di Buton Tengah sekaligus membuka akses pendidikan berstandar nasional bagi generasi muda daerah.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak. Semoga Allah SWT memudahkan seluruh proses pembangunan hingga sekolah ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Buton Tengah,” tutup Azhari.

Dengan hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah semakin mempertegas komitmennya menjadikan daerah tersebut sebagai kota pendidikan berkualitas di Sulawesi Tenggara sekaligus mendukung visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Laporan : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini