BPJS Ketenagakerjaan Dorong Optimalisasi Perlindungan Pekerja Jasa Konstruksi di Aceh Barat

0
9
FOTO : BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jasa Konstruksi di Eva Sky Hotel, Meulaboh, Rabu (5/8/2026).

Meulaboh – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jasa Konstruksi di Eva Sky Hotel, Meulaboh, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat dan dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah, instansi terkait, _stakeholder_ yang terlibat dalam pelaksanaan proyek jasa konstruksi di Kabupaten Aceh Barat.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh, Fachri Idris, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja jasa konstruksi, baik yang bekerja pada proyek pemerintah maupun swasta. Menurut Fachri, sektor jasa konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang relatif tinggi. Oleh karena itu, setiap pekerja perlu dipastikan telah terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan sejak proyek mulai dilaksanakan.

“Melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja yang terlibat dalam setiap proyek jasa konstruksi telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut merupakan hak pekerja sekaligus kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemberi kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Fachri.

Ia menjelaskan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, tetapi juga mencakup santunan kepada ahli waris apabila pekerja meninggal dunia serta berbagai manfaat lainnya yang dapat membantu menjaga keberlangsungan ekonomi pekerja dan keluarganya.

Fachri berharap sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dapat terus diperkuat agar setiap pelaksanaan proyek jasa konstruksi memenuhi kewajiban perlindungan bagi seluruh pekerja.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat mengapresiasi pelaksanaan rapat monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan seluruh pihak terhadap regulasi dan pemenuhan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada sektor jasa konstruksi.

Melalui forum tersebut, para peserta turut mengevaluasi pelaksanaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada berbagai proyek konstruksi serta membahas langkah-langkah konkret untuk meningkatkan cakupan perlindungan pekerja di Kabupaten Aceh Barat.

Hasil rapat monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dan mendorong terwujudnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh serta berkelanjutan bagi seluruh pekerja jasa konstruksi di Aceh Barat.(Bk/Dedy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini