Kapolres Natuna Turun Langsung Padamkan Karhutla 20 Hektare di Batubi

0
16
FOTO : Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., turun langsung ke lokasi untuk memimpin sekaligus memastikan proses penanganan berjalan secara terpadu.

Natuna — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lahan kosong seluas kurang lebih 20 hektare di Jalan Poros Batubi–Ranai, Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Jumat (4/9/2026).

Kebakaran yang terjadi di kawasan lahan gambut dengan kondisi semak belukar kering tersebut berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan berjibaku selama beberapa jam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi lahan yang kering serta tiupan angin membuat api dengan cepat merambat dan meluas.

Informasi kebakaran kemudian diteruskan kepada personel Pos Pengamanan (Pospam) Karhutla Batubi. Personel bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.15 WIB untuk melakukan pemadaman.

Petugas menghadapi kendala medan karena titik api berada sekitar 500 meter dari akses jalan. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh area yang terbakar secara langsung.

Upaya pemadaman terus dilakukan hingga malam hari. Sekitar pukul 20.30 WIB, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., turun langsung ke lokasi untuk memimpin sekaligus memastikan proses penanganan berjalan secara terpadu.

Kekuatan personel kemudian diperkuat oleh Satuan Samapta Polres Natuna dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Natuna. Sejumlah armada dikerahkan, di antaranya mobil tangki Polres Natuna, kendaraan AWC Polres Natuna serta mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Natuna.

Penanganan juga melibatkan unsur TNI. Personel Lanal Ranai bersama Damkar TNI AL mengerahkan kendaraan tangki dan mobil pemadam. Dukungan turut diberikan Damkar TNI AU dengan mengerahkan mobil tangki dan kendaraan pemadam.

Sinergi lintas instansi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 02.30 WIB, ketika seluruh titik api berhasil dipadamkan. Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan kondusif.

Kapolsek Bunguran Barat IPTU Raja Oloan Purba mengatakan, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kecepatan serta koordinasi antarpersonel untuk mencegah api kembali meluas.

“Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, Damkar dan pemerintah kecamatan. Hal ini dilakukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya,” demikian keterangan terkait penanganan di lapangan.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Bunguran Barat terus melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal api serta faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Polsek Bunguran Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan lahan yang kering. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Keberhasilan pemadaman karhutla tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Respons cepat petugas juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mencegah meluasnya dampak kebakaran terhadap lingkungan di wilayah Natuna.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini