Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait Padamkan Karhutla 20 Hektare di Batubi

0
8
FOTO : Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lanal Ranai bersama satuan tugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan gambut seluas kurang lebih 20 hektare di Jalan Poros Batubi–Ranai, Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna.

Natuna — Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lanal Ranai bersama satuan tugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan gambut seluas kurang lebih 20 hektare di Jalan Poros Batubi–Ranai, Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat (4/9/2026) tersebut berhasil dikendalikan setelah petugas gabungan berjibaku memadamkan api hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat. Mendapat informasi tersebut, personel Pos Pengamanan (Pospam) Karhutla Batubi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal.

Dalam penanganan awal, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Polres Natuna dan satu unit mobil pickup BPBD Kabupaten Natuna.

Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Titik api berada sekitar 500 meter dari akses jalan, sementara kondisi lahan merupakan kawasan gambut yang dipenuhi semak belukar kering. Minimnya sumber air serta hembusan angin kencang juga membuat api berpotensi meluas.

Melihat kondisi tersebut, penguatan personel dan armada dilakukan. Sekitar pukul 23.00 WIB, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusup Yanto, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP., turun langsung memimpin Tim Damkar Lanal Ranai menuju lokasi.

Tim membawa satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter dan satu unit mobil pemadam kebakaran TNI AL untuk memperkuat upaya pemadaman.

Dengan kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman serta kondusif.

Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran menghanguskan lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar milik masyarakat dengan luas kurang lebih 20 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Bunguran Barat. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran lahan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.

Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusup Yanto mengatakan, keterlibatan TNI AL dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu melindungi masyarakat dan lingkungan, khususnya di wilayah perbatasan.

“Kami mengapresiasi sinergitas semua pihak, mulai dari Polres Natuna, BPBD, Kecamatan hingga masyarakat. Ke depan patroli dan sosialisasi bahaya karhutla akan terus kami tingkatkan,” ujar Yusup.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Kami imbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Dalam proses pemadaman tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Lanal Ranai, Polres Natuna, BPBD Kabupaten Natuna, Polsek Bunguran Barat, aparat Kecamatan Bunguran Batubi serta masyarakat setempat.

Lanal Ranai memastikan kesiapsiagaan dan pemantauan terhadap wilayah yang dinilai rawan kebakaran akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya karhutla kembali.

Sinergi lintas instansi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi dalam menangani kebakaran lahan, terlebih di wilayah yang memiliki kondisi gambut dan rentan terhadap penyebaran api.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini