Jaga Kesegaran Hasil Tangkapan, Bupati Cen Sui Lan Serahkan 100 Fiber Box untuk Nelayan Natuna

0
22
FOTO : Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyerahkan bantuan 100 unit fiber box atau kotak pendingin ikan kepada kelompok nelayan untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan selama melaut.

Natuna, Bursakota.co.id – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyerahkan bantuan 100 unit fiber box atau kotak pendingin ikan kepada kelompok nelayan untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan selama melaut.

Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk perikanan Natuna.

Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Benih Ikan, Teluk Baruk, Desa Sepempang, Ranai, Sabtu (10/10/2026).

Bantuan melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan tersebut dialokasikan kepada sembilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan yang tersebar di empat desa di Kabupaten Natuna.

Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa bantuan sarana perikanan harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas melaut dan menjaga kualitas hasil tangkapan.

“Pakailah fiber box ini dengan sebaik-baiknya. Ke depan, bantuan lainnya akan diberikan kepada kelompok nelayan yang berbeda, sehingga kelompok yang sudah menerima harus benar-benar memanfaatkan bantuan ini,” pesannya.

Menurut Cen, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan nyata nelayan. Saat berdialog dengan masyarakat pesisir, kebutuhan sarana pendukung kegiatan melaut, termasuk kotak pendingin ikan, kerap menjadi aspirasi yang disampaikan.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan bantuan dari KKP. Ini menjadi salah satu sarana yang dibutuhkan nelayan untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan,” ujarnya.

Pemkab Usulkan Tambahan Bantuan dan Cold Storage

Cen mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Natuna telah mengusulkan tambahan bantuan fiber box untuk tahun berikutnya. Ia berharap usulan tersebut dapat direalisasikan agar semakin banyak kelompok nelayan yang merasakan manfaatnya.

Selain bantuan peralatan, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan kampung nelayan sebagai upaya memperkuat infrastruktur dan produktivitas sektor perikanan.

Menurutnya, pengembangan kampung nelayan perlu diiringi penyediaan fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage. Fasilitas tersebut penting untuk mempertahankan mutu ikan sebelum dipasarkan, terutama ketika hasil tangkapan nelayan cukup banyak.

“Kalau kampung nelayan tidak dilengkapi cold storage, tentu menjadi persoalan karena ikan yang dibawa nelayan tidak memiliki tempat penyimpanan dingin yang memadai,” ungkapnya.

Karena itu, Pemkab Natuna akan terus berkoordinasi dengan KKP agar pengembangan kampung nelayan turut didukung sarana yang memadai, termasuk fasilitas penyimpanan dingin.

100 Unit untuk 72 Nelayan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, menjelaskan bahwa bantuan fiber box tahun 2026 merupakan program KKP RI. Bantuan tersebut sebelumnya diusulkan Pemkab Natuna sebanyak 100 unit dengan kapasitas masing-masing 200 liter.

Bantuan diperuntukkan bagi kelompok nelayan yang tergabung dalam KUB dan memiliki armada penangkapan ikan berukuran 2 hingga 5 Gross Tonnage (GT).

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, distribusi bantuan meliputi:

Desa Kadur: enam KUB menerima 66 unit untuk 46 nelayan.

Desa Cemaga: satu KUB menerima 11 unit untuk tujuh nelayan.

Desa Cemaga Selatan: satu KUB menerima 12 unit untuk sembilan nelayan.

Desa Cemaga Tengah: satu KUB menerima 11 unit untuk 10 nelayan.

Secara keseluruhan, bantuan tersebut dialokasikan kepada sembilan KUB dengan jumlah penerima sebanyak 72 nelayan.

Hadi menerangkan, fiber box berfungsi mendukung rantai dingin (cold chain), yaitu upaya mempertahankan mutu, kesegaran, dan daya simpan ikan sejak ditangkap di laut hingga dibawa kembali ke darat.

Dengan penggunaan kotak pendingin tersebut, kualitas ikan diharapkan tetap terjaga sehingga memiliki kondisi yang lebih baik saat dipasarkan.

Nelayan Berharap Dukungan Berlanjut

Ketua KUB nelayan Pulau Laut, Safari, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, fiber box sangat bermanfaat untuk membantu menjaga kualitas ikan selama nelayan menjalankan aktivitas penangkapan.

Meski demikian, ia berharap perhatian pemerintah terhadap kebutuhan nelayan tidak berhenti pada bantuan kotak pendingin. Nelayan masih membutuhkan dukungan sarana lain untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penangkapan ikan dan menunjang hasil tangkapan.

Safari berharap pemerintah terus membuka ruang bagi aspirasi kelompok nelayan agar program bantuan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Penyaluran 100 unit fiber box ini menjadi salah satu upaya memperkuat sarana produksi perikanan di Natuna. Dengan dukungan peralatan yang memadai, nelayan diharapkan mampu menjaga mutu hasil tangkapan sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan daerah.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini