Basarnas Natuna Edukasi Siswa SMKN 2 Bunguran Timur, Bekali Keterampilan Pertolongan Pertama

0
13
FOTO : Melalui program SAR Goes to School, Basarnas Natuna memberikan edukasi dan pelatihan dasar pertolongan pertama kepada siswa SMKN 2 Bunguran Timur, Selasa (20/10/2026).

Bursakota.co.id, Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas B Natuna terus memperkuat budaya sadar keselamatan di kalangan generasi muda.

Melalui program SAR Goes to School, Basarnas Natuna memberikan edukasi dan pelatihan dasar pertolongan pertama kepada siswa SMKN 2 Bunguran Timur, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula SMKN 2 Bunguran Timur tersebut bertujuan membekali para pelajar dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat, khususnya ketika menemukan korban yang membutuhkan pertolongan medis awal.

Kegiatan dipimpin Kepala Subseksi Sumber Daya dan Personel KPP Natuna bersama tim rescuer atau personel penyelamat.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan materi Medical First Responder (MFR), yakni penanganan medis darurat di lapangan. Materi meliputi teori dasar pertolongan pertama, teknik pemindahan korban secara aman, serta penanganan cedera pada anggota gerak melalui pembidaian dan penanganan awal dugaan patah tulang.

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat praktik simulasi dan sesi tanya jawab interaktif bersama tim Basarnas Natuna.

Melalui praktik langsung tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui langkah awal yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Natuna, Abdul Rahman, S.E., mengatakan program SAR Goes to School merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran keselamatan dan mitigasi risiko sejak dini.

“Program SAR Goes to School ini merupakan langkah strategis kami dalam membangun budaya sadar keselamatan dan mitigasi risiko sejak dini. Kami ingin para generasi muda, khususnya pelajar SMKN 2 Bunguran Timur, tidak hanya memiliki ketangguhan akademis, tetapi juga dibekali keterampilan praktis penanganan medis darurat lapangan atau Medical First Responder,” ujar Abdul Rahman.

Ia menambahkan, edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pelajar sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan orang lain.

Menurutnya, pengetahuan dasar pertolongan pertama menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memahami tindakan awal yang aman ketika menghadapi keadaan darurat, sembari menunggu bantuan dari petugas yang berkompeten.

“Melalui program ini, kami berharap para generasi muda di Kabupaten Natuna memiliki pengetahuan dasar penyelamatan diri serta mampu menjadi potensi SAR yang tanggap dan sigap dalam membantu penanganan kondisi darurat di lingkungan sekitar,” tutupnya.

Basarnas Natuna berharap program SAR Goes to School dapat terus menumbuhkan budaya sadar keselamatan di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tanggap, peduli, dan siap membantu sesama dalam situasi darurat.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini