DPC PPP Buton Tegaskan Loyalitas Terhadap Keputusan DPD PPP

0
18

Bursakota.co.id, Buton  – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Buton telah melaksanakan rapat internal untuk membahas hasil keputusan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) III PPP Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 27 Oktober 2026. (2/11/2026)

Rapat internal tersebut dihadiri Ketua DPC PPP Kabupaten Buton Maryono, S.H., dan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Buton Sahrun, S.H., dan pengurus jajaran Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), serta pengurus harian DPC PPP Kabupaten Buton.

Dalam rapat tersebut, jajaran DPC PPP Buton menyatakan dukungan terhadap keputusan DPP PPP terkait pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari kepengurusan sebagaimana hasil RAKORNAS III PPP Tahun 2026.

Ketua DPC PPP Kabupaten Buton, Maryono, S.H., menegaskan bahwa DPC PPP Buton akan tetap berpegang teguh pada keputusan organisasi dan menghormati setiap keputusan yang ditetapkan oleh DPP PPP.

“DPC PPP Kabupaten Buton tetap konsisten dan loyal terhadap setiap keputusan DPP PPP. Kami memahami bahwa setiap keputusan organisasi tentu memiliki ketentuan dan mekanisme yang harus dihormati oleh seluruh jajaran partai,” ujar Maryono.

Menurut Maryono, evaluasi internal merupakan bagian penting dalam menjaga kedisiplinan organisasi sekaligus memastikan seluruh kader dan pengurus memahami tanggung jawabnya terhadap partai.

Ia menilai konsistensi menjalankan aturan organisasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang sehat antara DPC dan DPP.

“Evaluasi internal merupakan bagian dari upaya menjaga disiplin organisasi. Setiap pengurus tentu memiliki tanggung jawab dan kontribusi terhadap keberlangsungan serta konsolidasi partai,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Buton, Sahrun, S.H., menegaskan pentingnya penataan internal agar organisasi dapat berjalan secara efektif dan seluruh jajaran kepengurusan dapat bekerja sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.

“Penataan organisasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah partai politik. Pengurus yang tidak lagi memberikan kontribusi terhadap organisasi perlu dievaluasi sesuai mekanisme yang berlaku, agar organisasi dapat bergerak lebih efektif,” kata Sahrun.

Sahrun menambahkan bahwa keputusan organisasi harus ditempatkan dalam kerangka konsolidasi dan penguatan kelembagaan, bukan semata-mata sebagai persoalan personal.

DPC PPP Kabupaten Buton, lanjutnya, akan terus menjaga soliditas internal, memperkuat konsolidasi serta menjalankan setiap keputusan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kader dan pengurus dapat bekerja untuk kepentingan organisasi, menjaga soliditas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan PPP,” pungkasnya.

Laporan : Aan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini