Banjir Putuskan Akses Jembatan, Polisi Bantu Pelajar Menyeberangi Sungai ke Sekolah

0
10
FOTO : Kanit Binmas Polsek Darul Ihsan, Aipda Andi Alfi Syahrin, S.H., membantu proses penyeberangan menggunakan perahu karet pada Rabu (5/8/2026) pagi.

Aceh Timur – Putusnya jembatan penghubung akibat banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir 2025 masih menyisakan dampak bagi masyarakat, terutama para pelajar di Kecamatan Darul Ihsan dan Kecamatan Idi Rayeuk.

Hingga kini, siswa yang hendak berangkat maupun pulang sekolah masih harus menyeberangi sungai karena akses darat belum kembali normal.

Untuk memastikan keselamatan para pelajar, Kanit Binmas Polsek Darul Ihsan, Aipda Andi Alfi Syahrin, S.H., membantu proses penyeberangan menggunakan perahu karet pada Rabu (5/8/2026) pagi.

Para pelajar yang dibantu merupakan siswa SMP Negeri 1 Darul Ihsan dan SMA Darul Ihsan yang setiap hari harus melintasi sungai untuk menuju sekolah.

Kapolsek Darul Ihsan, Iptu Suria Darma, S.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan meski infrastruktur belum pulih.

“Kami tidak ingin kondisi putusnya jembatan menghambat anak-anak memperoleh pendidikan. Selama akses belum pulih, anggota kami akan terus membantu penyeberangan agar mereka dapat berangkat dan pulang sekolah dengan selamat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum banjir melanda pada akhir 2025, masyarakat masih memanfaatkan jembatan besi yang berada di lokasi tersebut. Meski kondisinya sudah mengalami kerusakan, jembatan itu masih menjadi satu-satunya akses penghubung antara Gampong Keude Dua dengan Gampong Bantayan di Kecamatan Darul Ihsan, serta sejumlah gampong di Kecamatan Idi Rayeuk.

Menurut Kapolsek, persoalan tersebut memerlukan solusi jangka panjang melalui pembangunan kembali akses darat agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah pembangunan kembali jembatan sehingga aktivitas pendidikan, perekonomian, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan seperti sediakala,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat berharap pemerintah segera membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara sembari menunggu pembangunan jembatan permanen sehingga konektivitas antarwilayah dapat segera pulih.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini