Bupati Anambas Sambut Kedatangan Rombongan BP3K2NA dari Natuna

0
94
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris sambut lansung Kedatangan Rombongan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas (BP3K2NA) dari Natuna, Sabtu (17/09/2022) foto Junaidi.

Bursakota.co.id, Anambas – Rombongan Tim Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas (BP3K2NA) dari Kabupaten Natuna telah sampai di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan di sambut langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Beserta Ketua Lam Adat Melayu Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Rombongan BP3K2NA dari Kabupaten Natuna tersebut bertolak dari Natuna pada jum’at (16/09) lalu dengan menggunakan transfortasi Pelni Kapal Motor (KM) sabuk Nusantara 80 dengan berjumlah 17 orang. Dan tiba di Pelabuhan Tarempa sekitar puku 14.30 WIB.

Sesampainya di Pelabuhan Tarempa, rombongan disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, serta ketua LAM (KKA) Datok Wira H. Ardan mengalungkan kain batik cual khas dari kabupaten Kepulauan Anambas kepada Ketua BP3K2NA Umar dan Asisten I Kabupaten Natuna. kemudian para rombongan langsung menuju ke Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Kelurahan Tarempa, untuk melaksanakan pembukaan Rapat kerja BP3K2NA.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris mengungkapkan, bahwa Pemerintah Daerah Anambas (Pemkab) sangat mendukung pembentukan provinsi khusus bagi 2 Kabupaten, yakni Natuna dan Anambas.

“Hal ini tentunya berasal dari keinginan masyarakat dari 2 Kabupaten, yang digelorakan oleh BP3K2NA. Setelah diwacanakan dan dilakukan Musyawarah Besar, maka langkah selanjutnya adalah Rapat Kerja,” ungkapnya kepada awak media.

“Rapat Kerja secara formalnya merupakan penyusunan terkait hal apa saja yang menjadi syarat dalam pembentukan otonomi baru tingkat Provinsi,” lanjut Haris.

Abdul Haris juga mengatakan, bahwa selain keinginan masyarakat, pembentukan Provinsi Khusus ini juga merupakan salah satu upaya untuk mewaspadai adanya ancaman-ancaman dari luar negara.

“Karena saat ini ada 2 Kabupaten yang posisinya terletak di wilayah perbatasan, maka kita ingin Natuna dan Anambas menjadi Provinsi Khusus, sebab hal itu juga bisa menjadi salah satu upaya dalam mewaspadai adanya ancaman-ancaman dari luar negara,” katanya.

Dirinya juga menyebutkan, apabila nantinya Provinsi Khusus Natuna Anambas terbentuk, bisa saja akan terjadi pemekaran Kabupaten baru, baik dari Kabupaten Kepulauan Anambas maupun Kabupaten Natuna.

“Pemekaran tentu saja bisa terjadi, sebab dengan adanya Pemekaran Kabupaten baru tidak memberikan kerugian apapun,” sebut Haris.

Menurutnya, Pemekaran Kabupaten baru akan memberikan hal yang baik bagi suatu daerah, karena akan tercipta pemerataan pembangunan disuatu wilayah serta memberdayakan masyarakat setempat.

Dikesempatan yang sama Ia juga berharap, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat sama-sama mendukung terkait pembentukan Provinsi Khusus ini.

“Saya berharap semoga kegiatan berjalan dengan lancar, hal ini dapat diteruskan ke Pemerintah Pusat, serta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat mendukung terkait keinginan masyarakat dari 2 Kabupaten ini,” harapnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Khaidir menjelaskan, pihaknya juga sangat mendukung tentang pembentukan Provinsi Khusus tersebut.

“Kita lihat posisi Natuna dan Anambas merupakan wilayah perbatasan, sehingga dengan adanya Provinsi Khusus nanti, bisa menjadi salah satu upaya dalam mewaspadai ancaman-ancaman yang datang dari luar,” ujar Khaidir.

Khaidir juga berharap agar Natuna Anambas bisa menjadi Provinsi Khusus dan keinginan masyarakat dari 2 Kabupaten bisa dipenuhi oleh Pemerintah Pusat.*(Bk/Jun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here