Dukung Pelestarian Warisan Budaya, Ketua DPRD Natuna Apresiasi Permainan Alu di Desa Batu Gajah

0
45
FOTO : Ketua DPRD Natuna Rusdi, Camat Bunguran Timur Suparman, Kades Batu Gajah Kurniawan saat menghadiri kegiatan main alu yang diselenggarakan oleh sanggar Dendang Bermadah Desa Batu Gajah

Natuna – Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Rusdi, memberikan apresiasi kepada Sanggar Dendang Bermadah Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, atas upaya melestarikan permainan tradisional Alu sebagai bagian dari warisan budaya daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Rusdi saat menghadiri kegiatan permainan Alu yang digelar oleh sanggar setempat, bersama Kepala Desa Batu Gajah, Kurniawan, serta Camat Bunguran Timur, Suparman Jum’at (02/01/2026) malam

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Natuna menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan permainan tradisional sebagai identitas budaya masyarakat Natuna.

“Kegiatan seperti ini wajib kita jaga dan lestarikan. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar warisan budaya daerah tetap dijaga dan tidak hilang ditelan zaman,” ujar Rusdi.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlangsungan kegiatan seni budaya, termasuk penyediaan sarana latihan bagi para pelaku seni tradisional.

“Saya sangat mendukung adanya gedung atau tempat latihan bagi pemain Alu. Jangan sampai permainan ini hanya tinggal kenangan. Permainan Alu harus terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Bunguran Timur, Suparman, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, permainan Alu merupakan salah satu kekayaan budaya khas Natuna yang patut dijaga dan dikembangkan.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah,” ujar Suparman.

Ia juga memberikan penghargaan kepada kelompok sanggar yang secara konsisten menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah masyarakat.

“Semoga permainan Alu ini terus berkembang dan dapat diwariskan kepada generasi muda, sehingga tidak hanya menjadi sejarah, tetapi tetap hidup sebagai identitas budaya masyarakat Natuna,” tutupnya.

Sinopsis Singkat Permainan Alu Natuna

Permainan Alu Natuna merupakan salah satu permainan tradisional khas masyarakat Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, yang sarat akan nilai budaya, kebersamaan, serta kearifan lokal masyarakat pesisir Melayu.

Permainan ini biasanya dimainkan terutama pada acara adat, perayaan budaya, atau kegiatan masyarakat. Alu sendiri adalah alat penumbuk padi tradisional yang terbuat dari kayu, yang dalam permainan ini dimodifikasi fungsinya menjadi sarana hiburan sekaligus latihan ketangkasan.

Cara Bermain

Permainan Alu Natuna dilakukan oleh beberapa orang yang berdiri berhadapan sambil memegang alu. Para pemain akan menggerakkan alu secara berirama dibuka dan ditutup mengikuti pola tertentu,

Permainan Alu tidak sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan filosofis,

Di Natuna, permainan Alu sering ditampilkan dalam festival budaya, acara adat, kegiatan sekolah, serta event pariwisata daerah. Pemerintah daerah dan komunitas budaya terus mendorong pelestarian permainan tradisional ini sebagai bagian dari identitas budaya Melayu Natuna agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Permainan Alu Natuna bukan sekadar hiburan masa lalu, melainkan warisan budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan, kecerdasan, dan kearifan lokal masyarakat Natuna yang patut dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini