Gubernur Ansar Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Tahun 2024

0
45
Ket Foto : Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2024 digelar di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, pada Selasa (24/10).

Bursakota.co.id, Tanjungpinang – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang membahas nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2024 digelar di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, pada Selasa (24/10).

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, turut hadir dalam rapat ini dan memberikan pidato mengenai arah dan prioritas pembangunan daerah untuk tahun depan.

Ia menjelaskan bahwa APBD 2024 disusun sesuai dengan kebijakan umum anggaran dan plafon anggaran sementara yang telah disetujui bersama dengan Pemerintah Pusat.

Fokus pembangunan tahun 2024 termasuk pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas, dan pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024.

Gubernur Ansar menekankan pentingnya menyelaraskan arah kebijakan pemerintah pusat dengan isu-isu strategis di daerah. Tema pembangunan daerah Provinsi Kepri tahun 2024 adalah “Peningkatan Investasi dan Daya Saing Daerah untuk Kemakmuran Rakyat Melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dengan Menjunjung Nilai-nilai Budaya Melayu dan Nasional.”

Tema ini dibagi dalam tiga prioritas pembangunan, yaitu optimalisasi potensi perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur wilayah, dan pembangunan manusia yang berkualitas dan berbudaya.

Gubernur Ansar juga menguraikan alokasi anggaran untuk mendukung tema dan prioritas pembangunan tersebut, termasuk pendanaan kegiatan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024, penghapusan kemiskinan ekstrem, Mandatory Spending, pelayanan masyarakat/pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan pengendalian inflasi di Provinsi Kepulauan Riau.

Proyeksi APBD Tahun Anggaran 2024 mencakup pendapatan daerah sebesar Rp4,2 triliun, belanja daerah sebesar Rp4,3 triliun, dan pembiayaan daerah sebesar Rp112,4 miliar.

Gubernur Ansar berharap nota keuangan dan Raperda APBD 2024 yang disampaikannya akan menjadi dasar bagi DPRD Provinsi Kepri dalam pembahasan lebih lanjut.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Ansar berharap nota keuangan dan Raperda APBD 2024 ini dapat menjadi landasan bagi kita semua untuk bersama-sama membangun Provinsi Kepri yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati,” tutup Ansar.

Editor : Dika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini