HNSI Lingga Serahkan 61 Buah Pas Kecil Pompong Untuk Nelayan Desa Mamut

0
186
Bidang Perizinan Inventasi Permodalan Daya Saing Usaha HNSI Lingga, Ideraddy menyerahkan secara simbolis 61 buah ukur pas kecil pompong nelayan kepada Kades Mamut H Marjono (Foto Istimewa)

Bursakota.co.id, Lingga – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lingga melalui bidang Perizinan Inventasi Permodalan Daya Saing Usaha Ideraddy serahkan secara simbolis 61 buah pas kecil untuk nelayan Desa Mamut, Selasa (22/03/2022).

Hal ini di sambut baik oleh Kades Mamut H.Marjono. Dalam kesempatan itu Kades Mamut H Marjono mengucapkan ribuan terima kasih kepada HNSI Lingga dan pihak KUPP Syahbandar Senayang yang telah bersusah payah untuk turun langsung ke lapangan mengukur pompong para nelayan yang berada di Desa Mamut.

“Untuk pengukuran pompong ini emang sudah kita koordinasi bersama pihak HNSI Lingga dan KUPP Syahbandar Senayang, mereka pun turun sesuai dengan jadwal yang sama-sama kita rencanakan,” ujar Kades Mamut.

Terkait adanya, isu pungli atau di persulit, Menurut Marjono itu tidak ada di Desa kami ini, malahan kami salut dan bangga kepada pihak Syahbandar Senayang dan HNSI Lingga, pada saat pengukuran pompong para nelayan ditengah hujan pun mereka tetap melaksankan tugas mereka untuk mengukur pompomg nelayan yang berada di Desa Mamut.

Pengukuran pas kecil pompong nelayan Desa Mamut oleh KUPP Syahbandar Semayang bersama HNSI Lingga

“Kita semua tau daerah Senayang itu mayoritasnya semua harus nyeberang laut, apa bila pengukuran pas kecil ini di Senayang berapa banyak nelayan yang harus bawa pompong mereka untuk pengukuran tersebut, jika diwajibkan pergi ke kantor KUPP tentu sebagian masyarakat saja yang mampu,”ujar Kades.

Jadi untuk itu, pihak HNSI Lingga dan Syahbadar mengambil kebijakan untuk turun langsung ke lokasi yang sudah di jadwal oleh HNSI Lingga untuk pengukuran pompomg para nelayan, agar semua masyarkat yang memiliki kendaraan pompong dapat dilakukan pengukuran dan dibuatkan sertifikat tanpa membeda-bedakan satu sama lainnya.

“Masyarakat sangat antusias, mereka berduyun-duyun datang kelokasi yang sudah ditentukan untuk pengukuran pompong mereka, malahan di sela-sela hujan mereka sanggup untuk antrian menunggu giliran agar mendapakan pengukuran pompong mereka guna mendapatkan pas kecil,”pungkasnya. (Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here