Kejar Akreditasi B, Dispusip Natuna Butuh Dukungan Semua Pihak

0
9
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi,

Natuna – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Natuna terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan dengan menargetkan kenaikan akreditasi perpustakaan daerah dari C menjadi B pada tahun 2026. Upaya ini tidak hanya menjadi target administratif, tetapi juga bagian dari langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di daerah.

Saat ini, Dispusip Natuna masih berada pada akreditasi C berdasarkan indikator pembangunan literasi daerah. Meski demikian, capaian tersebut telah memberikan dampak positif, di antaranya dukungan anggaran dari APBN melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebesar Rp400 juta pada tahun 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi, mengatakan bahwa peningkatan akreditasi menjadi fokus utama tahun ini. Menurutnya, proses menuju akreditasi B membutuhkan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi layanan, program, maupun keterlibatan masyarakat.

“Peningkatan akreditasi ini bukan hanya soal nilai, tetapi bagaimana kita meningkatkan kualitas layanan dan membangun budaya literasi yang lebih kuat di tengah masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan Lomba Bertutur tingkat SD sederajat se-Kabupaten Natuna, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, berbagai program terus digencarkan sebagai bagian dari upaya tersebut, salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur. Kegiatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan minat baca serta melatih kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri siswa sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kecintaan terhadap membaca sejak usia sekolah. Ini bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas literasi daerah,” tambahnya.

Namun demikian, Erson menegaskan bahwa target kenaikan akreditasi tidak dapat dicapai secara mandiri. Diperlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga masyarakat luas.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung peningkatan akreditasi ini. Tanpa kolaborasi, target tersebut akan sulit tercapai,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, jika akreditasi berhasil ditingkatkan menjadi B, maka peluang mendapatkan tambahan dukungan anggaran hingga Rp800 juta akan semakin terbuka, yang tentunya dapat memperkuat berbagai program literasi ke depan.

Dengan semangat kolaborasi dan berbagai upaya yang terus dilakukan, Dispusip Natuna optimistis mampu meningkatkan status akreditasi sekaligus memperkuat ekosistem literasi daerah, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Natuna. (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini