
Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol) resmi melaunching program Kesbangpol Masuk Sekolah (Kemas) Tahun 2026 yang digelar di SMAN 2 Tanjungpinang, Selasa (27/1/2026).
Program ini menyasar siswa dari 12 SMA, SMK, dan MA se-Kepulauan Riau, serta akan diikuti lebih dari 10.000 pelajar secara keseluruhan.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap program Kemas. Menurutnya, program ini telah berjalan dengan baik sejak tahun 2025 dan memberikan dampak positif bagi penguatan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.
“Alhamdulillah, program ini sudah berjalan lancar sejak tahun lalu. Pendidikan karakter dan kebangsaan harus terus kita perkuat,” ujar Ansar, yang juga merupakan alumni SMAN 2 Tanjungpinang.
Ansar juga menyoroti capaian pembangunan manusia di Kepri. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepri tahun 2025 mencapai 80,4 poin, tertinggi ketiga secara nasional setelah DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Capaian tersebut, kata Ansar, dipengaruhi oleh tiga indikator utama, yakni indeks pendidikan, indeks kesehatan, serta kemampuan daya beli masyarakat atau PDRB. Bahkan pada triwulan ketiga, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat sebagai tertinggi ketiga secara nasional.
“Pendidikan adalah instrumen utama kemajuan bangsa dan menjadi skala prioritas dalam pembangunan di Kepulauan Riau,” tegasnya.
Gubernur menekankan bahwa masa depan Kepulauan Riau sangat bergantung pada kualitas generasi muda saat ini. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, berdedikasi, memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, serta menjunjung tinggi kebersamaan.
“Membangun negeri ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Negara harus dibangun secara bersama-sama,” tutup Ansar.
Program Kemas diharapkan mampu memperkuat karakter kebangsaan pelajar serta mencetak generasi muda Kepri yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Editor : Papi












