
Natuna – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna (STAI Natuna) menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darul Aman Belakang Gunung, Kecamatan Bunguran Utara, Senin (9/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat Desa Belakang Gunung.
Kepala Desa Belakang Gunung Rausman mengaku senang atas kedatangan para mahasiswa yang menggelar kegiatan Safari Ramadhan di masjid setempat.
“Kami sangat senang dengan kedatangan adik-adik mahasiswa STAI Natuna yang telah melaksanakan Safari Ramadhan di masjid kami. Kegiatan ini tentu sangat baik untuk meramaikan masjid sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Agama DEMA STAI Natuna sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Melati, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman keagamaan.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadhan tersebut tidak hanya diisi dengan ceramah agama, tetapi juga penyerahan Al-Qur’an untuk Masjid Darul Aman agar dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat serta memberikan manfaat bagi generasi muda ke depan,” katanya.
Presiden Mahasiswa STAI Natuna Muhammad Raus yang juga bertindak sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut turut mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Desa Belakang Gunung.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini bertujuan menghidupkan kembali tradisi Safari Ramadhan yang biasanya dilaksanakan oleh pemerintah daerah, namun kali ini digagas langsung oleh mahasiswa STAI Natuna, khususnya dari wilayah Bunguran Utara.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat semakin meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan melalui materi ceramah yang disampaikan,” ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diakhiri dengan penyerahan Al-Qur’an yang disponsori oleh Polres Natuna, Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna, Badan Wakaf Al-Qur’an, serta Pegadaian Cabang Natuna.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Editor : Papi












