
Bintan – Dengan penuh semangat, Bupati Bintan Roby Kurniawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika melaksanakan panen perdana padi gogo, hasil terobosan petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya, Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Senin (26/1/2026).
Sebanyak 24 petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya berhasil menyulap lahan kering bekas perkebunan sayur menjadi lahan produktif tanaman padi. Terobosan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian pangan pokok juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Bintan.
Padi gogo merupakan jenis padi yang masih satu marga dengan padi sawah, namun ditanam di lahan kering tanpa genangan air. Berbeda dengan padi sawah yang membutuhkan irigasi, padi gogo justru cocok ditanam di lahan non-sawah. Beberapa varietas padi gogo yang digunakan dalam pengembangan ini antara lain Inpago dan Agritan, yang dikenal adaptif di lahan kering.
Di atas lahan seluas 1 hektare, panen perdana ini diperkirakan menghasilkan 4 hingga 5 ton gabah. Hasil panen tersebut tidak seluruhnya dijual, melainkan terlebih dahulu dibagikan kepada keluarga para petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.
“Apresiasi kami sampaikan kepada para pejuang pangan di kelompok tani ini. Gagasan yang luar biasa, sebuah tekad yang kini telah dibuktikan dengan hasil nyata. Petani-petani kita menunjukkan bahwa Bintan juga memiliki potensi besar di sektor pertanian pangan pokok,” ujar Roby Kurniawan dalam sambutannya sebelum panen.
Menurut Roby, keberhasilan panen padi gogo ini merupakan wujud nyata semangat swasembada pangan daerah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.
Ia optimistis, dengan semangat dan inovasi para petani, Kabupaten Bintan mampu berdikari dalam pemenuhan kebutuhan pangan lokal ke depan.
Sementara itu, Ketua Poktan Maju Jaya, Manun, menjelaskan bahwa ide menanam padi berawal dari pemanfaatan lahan bekas tanaman sayur yang dinilai masih produktif. Berangkat dari kebutuhan beras sebagai makanan pokok masyarakat, pihaknya menilai bahwa ketergantungan pada sayur-mayur saja tidak cukup.
“Dari situ kami berani mengambil langkah bersama kelompok untuk mencoba menanam padi. Alhamdulillah, hasilnya bisa kita lihat hari ini,” ujar Manun.
Keberhasilan panen perdana padi gogo ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Bintan untuk mengembangkan pertanian pangan berbasis potensi lokal.
Editor : Papi












