Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Kantor SAR Natuna Gelar Latihan di Perairan

0
11
FOTO : Kasubsie Siaga dan Operasi, Budiman saat memimpin upacara latihan SAR di perairan

Natuna – Hamparan laut yang mendominasi wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas menyimpan dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, laut menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.

Namun di sisi lain, perairan yang luas dengan cuaca yang kerap berubah cepat juga menyimpan berbagai potensi risiko yang sewaktu-waktu dapat memicu kondisi darurat.

Kesadaran akan tantangan tersebut mendorong Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna untuk terus meningkatkan kemampuan personelnya. Salah satunya melalui Latihan Satuan Pencarian dan Pertolongan di Air yang digelar selama dua hari, 14 hingga 15 Juli 2026.

Latihan yang dipusatkan di kolam renang dan perairan Pulau Senoa itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan operasi penyelamatan di wilayah perairan perbatasan Indonesia.

Mewakili Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, Kasubsie Siaga dan Operasi, Budiman, mengatakan latihan tersebut merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas kemampuan serta kesiapan personel, baik secara individu maupun dalam kerja tim.

Menurutnya, kondisi geografis Natuna dan Anambas yang sekitar 97 persen wilayahnya berupa lautan menuntut kemampuan dan kesiapan yang jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

“Latihan ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas kemampuan dan kesiapsiagaan, baik secara individu maupun sebagai satu kesatuan tim,” ujar Budiman saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, luasnya wilayah perairan, jarak antar pulau yang berjauhan, tingginya aktivitas pelayaran, serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Karena itu, setiap personel dituntut memiliki kemampuan teknis, fisik, dan mental yang mumpuni agar dapat menjalankan tugas secara cepat dan tepat ketika terjadi kondisi darurat.

Selama pelatihan berlangsung, para personel tidak hanya mengasah keterampilan teknis penyelamatan di air, tetapi juga menjalani berbagai simulasi yang dirancang untuk menguji ketahanan fisik, kemampuan mengambil keputusan, serta koordinasi tim dalam situasi yang menyerupai kondisi nyata di lapangan.

Bagi SAR, keberhasilan sebuah operasi tidak hanya ditentukan oleh peralatan yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Oleh karena itu, latihan rutin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga profesionalisme personel.

Budiman menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan, termasuk saat pelaksanaan latihan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dalam setiap operasi SAR di laut, sekecil apa pun kelalaian dapat berakibat fatal. Karena itu, keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari capaian teknis, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan selamat,” tegasnya.

Selain meningkatkan keterampilan individu, latihan juga menjadi sarana evaluasi terhadap prosedur operasi standar yang selama ini diterapkan. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan digunakan untuk memperkuat efektivitas koordinasi dan respons dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan.

Di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas, keberadaan personel SAR yang terlatih menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Mereka adalah garda terdepan yang harus siap bergerak kapan saja saat masyarakat membutuhkan bantuan.

Melalui latihan yang dilakukan secara berkala, Kantor SAR Natuna berharap seluruh personel selalu berada dalam kondisi siap siaga untuk menghadapi berbagai tantangan operasi di laut, sekaligus memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional, cepat, dan humanis bagi masyarakat.

Di tengah luasnya perairan utara Indonesia, kesiapsiagaan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk nyata komitmen menjaga keselamatan setiap jiwa yang beraktivitas di laut perbatasan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini